Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Grup Sinar Mas (DMAS) Raih Marketing Sales Rp 1,37 Triliun

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Okt 2023 | 11:45 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Aeon Mall Deltamas. Ist
Ilustrasi Aeon Mall Deltamas. Ist

JAKARTA, investor.id - Pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp 1,37 triliun di periode sembilan bulan tahun 2023.

Angka raihan itu sekitar 76,16% dari target marketing sales DMAS – emiten Grup Sinar Mas –  tahun 2023 sebesar Rp 1,8 triliun.

Capaian periode hinggal kuartal III-2023 ini masih didominasi oleh penjualan lahan pada sektor industi, selain penjualan produk hunian dan komersial.

ADVERTISEMENT

“Pada periode sembilan bulan tahun 2023, perseroan berhasil menjual sekitar 39,10 hektare lahan industrinya,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto dalam keterangan resmi, Senin (16/10/2023).

Sektor industri data center masih menjadi sektor favorit pada penjualan lahan industri periode ini. “Sekitar separuh dari penjualan lahan industri di sembilan bulan pertama tahun 2023 ini, berasal dari sektor industri data center,” ujar Tondy Suwanto.

Pengembangan

Lebih lanjut, Tondy Suwanto mengatakan bahwa permintaan lahan industri dari data center masih cukup besar. “Dari permintaan lahan industri seluas 90 hektare, 30-35% merupakan permintaan dari sektor data center,” tambahnya.

Di tengah aktivitas ekonomi dan industri yang terus meningkat di Kota Deltamas, perseroan juga mengembangkan area hunian dan area komersial.

Hadirnya AEON Mall Deltamas yang akan beroperasi di awal tahun 2024, merupakan daya tarik bagi sektor komersial. Dengan luas 20 hektare, AEON Mall Deltamas akan menjadi area komersial terbaik dalam mengakomodasi kebutuhan ruang publik, serta mendukung kegiatan live, work, and play bagi para penghuninya.

Perseroan terus meningkatkan fasilitas infrastruktur dan kemudahan akses pada Kota Deltamas. Penambahan akses tol baru Jakarta-Cikampek (Japek) II tepatnya di km 31 serta tol Japek I di km 42 yang akan terintegrasi langsung dengan kawasan transit oriented development (TOD) Stasiun Kotawana sebagai bagian dari Kereta Cepat Jakarta Bandung, adalah upaya perwujudan Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu modern ramah lingkungan dan sebagai pusat aktivitas regional di timur Jakarta.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 49 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia