Jumat, 15 Mei 2026

Kinerja ANTM, MDKA, hingga BRMS Bisa Terkerek Dipicu Hal Ini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Okt 2023 | 07:37 WIB
BAGIKAN
Emas Antam. (Foto ilustrasi: ANTARA)
Emas Antam. (Foto ilustrasi: ANTARA)

JAKARTA, investor.id - Stockbit melalui publikasi Stockbit Snips pada 16 Oktober 2023 menyatakan harga komoditas emas naik sebesar +3,2% pada akhir pekan lalu ke level US$ 1.928,15 per ons seiring memanasnya konflik di Timur Tengah.

Sementara itu, berdasarkan data Trading Economics, pada Selasa (17/10/2023) sekitar pukul 07.20 WIB, harga emas ada di US$ 1.918 per ons.

Adapun Reuters, dikutip melalui Stockbit Snips, melaporkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah menyebabkan dana beralih ke aset-aset yang cenderung lebih aman (safe haven) seperti emas.

ADVERTISEMENT

Selain faktor geopolitik, harga emas juga terdorong oleh spekulasi market bahwa bank sentral AS, The Fed, kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga acuan dalam pertemuan pada November 2023. Menurut analisis FedWatch Tool dari CME Group, probabilitas The Fed untuk menahan suku bunga di rentang 5,25–5,5% pada pertemuan tersebut mencapai 90,2%. Sebagai aset dengan zero yield, kenaikan suku bunga akan mengurangi daya tarik emas di mata investor dan sebaliknya.

Stockbit menyebut eskalasi konflik di Timur Tengah sejak pekan lalu telah mendorong kenaikan harga emas setelah mengalami tren koreksi dari level tertingginya sejak awal tahun di US$ 2.080 per ons pada awal Mei 2023 hingga mencapai level terendahnya sejak awal tahun di US$ 1.810 per ons pada awal Oktober 2023.

Emiten Emas

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia