Jumat, 15 Mei 2026

Potensi Besar Merdeka Copper Gold (MDKA), Target Harga Saham Masih Lebar

Penulis : Thresa Sandra Desfika
18 Okt 2023 | 08:04 WIB
BAGIKAN
Tambang SCM Merdeka Battery Materials, anak usaha Merdeka Copper Gold (MDKA). (Foto: Perseroan)
Tambang SCM Merdeka Battery Materials, anak usaha Merdeka Copper Gold (MDKA). (Foto: Perseroan)

MDKA disebut juga akan memulai uji coba pengangkutan bijih pertamanya dari Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) pada akhir tahun ini, beserta dengan dimulainya fasilitas asam sulfat (dari proyek AIM, di bawah Merdeka Tsingshan Indonesia).

“Kami yakin dengan laju operasional MDKA akan tetap solid. Kami belum memasukkan nilai potensial dari AIM, utilitas untuk kawasan industri, dan produksi emas dari proyek Pani, yang merupakan katalis potensial di masa depan,” sebut riset RHB Sekuritas.

Sementara itu, dikutip dari website resmi MDKA dijelaskan bahwa selama puluhan tahun ke depan, Tambang SCM akan memasok bijih nikel limonit dan saprolit untuk rangkaian bisnis hilir MBM. Bijih nikel saprolit dari Tambang SCM dikirim ke tiga smelter nikel berteknologi RKEF (rotary kiln electric furnace) di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, untuk diproses menjadi nickel pig iron (NPI).

ADVERTISEMENT

MBM terus meningkatkan nilai produksinya. Pada Mei 2023, MBM mengakuisisi 60 persen saham PT Huaneng Metal Industry (HNMI), pabrik konverter nikel yang sudah beroperasi. HNMI akan mengkonversi NPI dari tiga smelter RKEF tersebut menjadi nickel matte.

Hasil lain Tambang SCM, yaitu bijih nikel limonit, akan dikonversi di dua pabrik HPAL (high pressure acid leach). Pabrik-pabrik ini sedang dalam tahap perencanaan dan ditargetkan beroperasi pada 2025 di Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP), suatu kawasan industri bahan baku baterai seluas 3.500 hektare yang akan dibangun di area konsesi Tambang SCM melalui kerja sama dengan berbagai mitra usaha.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia