Dikoleksi Lo Kheng Hong, Saham Batu Bara Ini Melompat
JAKARTA, investor.id - Saham emiten batu bara, PT ABM Investama Tbk (ABMM) diparkir menguat 5,42% ke Rp 4.280 pada perdagangan sesi I, Rabu (18/10/2023).
Di sesi I juga, saham ABMM sempat menyentuh level tertingginya dalam enam bulan terakhir, yakni Rp 4.300. Adapun di periode year to date (ytd) saham ABMM sudah melesat 31,29%.
Saham ABM Investama merupakan salah satu yang dikoleksi investor kawakan, Lo Kheng Hong. Per 30 Juni 2023, investor berusia 64 tahun itu menguasai 119.155.400 saham ABMM atau 4,32% dan membuatnya sebagai pemegang saham ABMM terbesar nomor 4.
Dengan asumsi harga sesi I dan jumlah saham yang dimiliki sama, maka nilai kepemilikan Lo Kheng Hong atas ABMM mencapai Rp 509,98 miliar.
Lo Kheng Hong sempat menyatakan bahwa gemar berinvestasi saham di dua sektor, yakni sektor perbankan dan tambang batu bara. Pasalnya, banyak perusahaan di dua sektor itu mencetak laba besar tapi valuasinya murah.
“Ada dua sektor yang saya sangat suka. Biasanya saya cemplungin uang saya, invest di situ sangat banyak,” ungkap Lo Kheng Hong dalam acara Permata Bank Wealth Wisdom, baru-baru ini.
“Saya suka tambang batu bara. Jadi kalau dilihat di annual report tambang batu bara juga ada nama saya di sana sebagai pemegang saham,” sebut Pak Lo, sapaan akrabnya.
“Tambang batu bara ada yang PE (price earning ratio) tiga kali,” papar Lo Kheng Hong.
ABMM
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






