Gebrakan Garuda (GIAA) di Akhir Tahun
JAKARTA, investor.id - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan mengoptimalkan sisa tahun ini untuk menggenjot trafik penumpang yang ujungnya bisa mendongkrak pendapatan. Dan salah satu caranya mengincar pasar penerbangan internasional.
Garuda Indonesia (GIAA) berencana menambah frekuensi pada rute-rute penerbangan yang menjadi preferensi utama pilihan pengguna jasa. Langkah peningkatan frekuensi rute penerbangan tersebut dilakukan secara bertahap pada periode November-Desember.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa penambahan frekuensi penerbangan pada sejumlah rute penerbangan selaras dengan langkah berkelanjutan Garuda dalam merealisasikan peningkatan kapasitas produksi serta memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan asing menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Baca Juga:
Ada Kabar mengenai Bos Garuda (GIAA)"Dengan tren jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang menembus 1 juta wisatawan per bulannya pada akhir semester I-2023, kiranya peningkatan frekuensi penerbangan internasional ini dapat mendukung realisasi target kunjungan wisatan mancanegara hingga 8,5 juta orang hingga akhir tahun 2023," jelas Irfan dalam keterangan resmi dikutip Jumat (20/10/2023).
Dia menambahkan, peluang pertumbuhan penumpang rute internasional yang terus menunjukkan potensi yang menjanjikan, pihaknya cukup optimitis pada akhir 2023, khususnya melalui momentum libur akhir tahun, jumlah penumpang dapat tumbuh hingga 30% dibandingkan dengan periode akhir tahun lalu.
Tambah Frekuensi
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





