Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Anjlok 2%, Dipicu Lemahnya Data Ekonomi Eropa

Penulis : Indah Handayani
25 Okt 2023 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Pompa angguk di sumur minyak mentah. ( Foto ilustrasi: AFP/File / Karen Bleier )
Pompa angguk di sumur minyak mentah. ( Foto ilustrasi: AFP/File / Karen Bleier )

BENGALURU, investor.id - Harga minyak anjlok 2% pada Selasa (24/10/2023). Dengan demikian, harga minyak jatuh tiga hari beruntun dipicu serangkaian data ekonomi yang lambat dari Jerman, zona Euro dan Inggris membebani prospek permintaan energi.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun US$ 1,76 (2%) menjadi US$ 88,07 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 1,75 (2,1%) menjadi ditutup pada US$ 83,74 per barel.

Data aktivitas bisnis zona Euro secara mengejutkan mengalami penurunan pada bulan ini, menunjukkan bahwa blok tersebut mungkin akan tergelincir ke dalam resesi.

ADVERTISEMENT

Data di Jerman menunjukkan bahwa resesi di negara tersebut sedang berlangsung. Dunia usaha di Inggris kembali melaporkan penurunan aktivitas bulanan, menyoroti risiko resesi menjelang keputusan suku bunga Bank of England minggu depan.

“Pasti ada dialog mengenai kondisi ekonomi global yang menjadi lebih buruk minggu ini dibandingkan minggu lalu,” kata analis Mizuho Robert Yawger.

“Tidak ada gunanya jika banyak bankir dan pakar keuangan terkemuka di Arab Saudi saat ini berbicara tentang betapa buruknya perekonomian,” tambah Yawger, merujuk pada acara Inisiatif Investasi Masa Depan yang dijuluki ‘Davos di Gurun Pasir’.

Berbeda dengan Eropa, data AS menunjukkan output bisnis meningkat pada Oktober karena sektor manufaktur keluar dari kontraksi lima bulan. Kekuatan relatif ekonomi AS membantu mengangkat dolar, membuat minyak dalam mata uang dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

“Meskipun pasar khawatir terhadap perang di Timur Tengah dan upaya Arab Saudi untuk memperketat pasokan, permintaan juga menjadi hambatan besar untuk sementara waktu,” kata John Kilduff, partner di Again Capital yang berbasis di New York.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia