Jumat, 15 Mei 2026

Pendapatan dan Laba Adaro (ADRO) Turun, Boy Thohir Beri Keterangan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Nov 2023 | 06:43 WIB
BAGIKAN
Boy Thohir. Ist
Boy Thohir. Ist

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan pendapatan usaha US$ 4,98 miliar dalam periode Januari-September 2023. Angkanya turun 16% dari US$ 5,91 miliar dalam periode yang sama tahun lalu.

ADRO sebenarnya mencatat pertumbuhan 11% pada volume penjualan menjadi 49,12 juta ton. Tapi pendapatan turun 16% karena penurunan 25% pada harga jual rata-rata (ASP).

Sedangkan beban pokok pendapatan meningkat dari US$ 2,54 miliar menjadi US$ 2,99 miliar per akhir September 2023.

ADVERTISEMENT

Adaro Energy (ADRO) meraih laba usaha US$ 1,61 miliar, turun 48% dari sebelumnya US$ 3,15 miliar. Sedangkan laba periode berjalan juga turun dari US$ 2,16 miliar ke US$ 1,37 miliar.

Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 1,21 miliar sampai 30 September tahun ini. Lebih kecil 36% dari US$ 1,90 miliar pada periode yang sama tahun 2022.

Boy Thohir

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia