Pendapatan dan Laba Adaro (ADRO) Turun, Boy Thohir Beri Keterangan
JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan pendapatan usaha US$ 4,98 miliar dalam periode Januari-September 2023. Angkanya turun 16% dari US$ 5,91 miliar dalam periode yang sama tahun lalu.
ADRO sebenarnya mencatat pertumbuhan 11% pada volume penjualan menjadi 49,12 juta ton. Tapi pendapatan turun 16% karena penurunan 25% pada harga jual rata-rata (ASP).
Sedangkan beban pokok pendapatan meningkat dari US$ 2,54 miliar menjadi US$ 2,99 miliar per akhir September 2023.
Adaro Energy (ADRO) meraih laba usaha US$ 1,61 miliar, turun 48% dari sebelumnya US$ 3,15 miliar. Sedangkan laba periode berjalan juga turun dari US$ 2,16 miliar ke US$ 1,37 miliar.
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 1,21 miliar sampai 30 September tahun ini. Lebih kecil 36% dari US$ 1,90 miliar pada periode yang sama tahun 2022.
Boy Thohir
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





