AKR (AKRA) Siap Bagikan Dividen Interim Lagi, 2 November Krusial
Data keuangan per 30 September 2023 yang mendasari pembagian dividen interim adalah saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 8,81 triliun.
Selain itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 1,71 triliun, dan ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 10,69 triliun.
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk itu naik dari posisi Rp 1,56 triliun pada 0 September 2022.
Secara total pendapatan, AKRA mencatatkan penurunan dari Rp 34,58 triliun menjadi Rp 29,97 triliun di akhir kuartal III-2023.
Saham AKR Corporindo (AKRA) pada perdagangan 1 November ditutup di Rp 1.505 atau menguat 1,01%. Dalam satu pekan terakhir saham AKRA naik 4,15%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Tag Terpopuler
Terpopuler





