AirAsia (CMPP) Pendapatannya Naik 96%, Ada Agenda Penting juga
JAKARTA, investor.id - PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) meraih pendapatan usaha Rp 4,93 triliun selama periode Januari-September 2023. Angkanya meningkat 96,7% dari Rp 2,50 triliun di periode yang sama tahun lalu.
Namun pendapatan usaha itu habis dilahap beban. AirAsia Indonesia membukukan beban usaha neto mencapai Rp 5,54 triliun hingga akhir kuartal ketiga tahun ini. Beban terbesar berasal dari bahan bakar sebesar Rp 2,27 triliun.
Alhasil induk dari maskapai AirAsia Indonesia tersebut harus membukukan rugi usaha Rp 612,22 miliar.
Tapi rugi usaha per akhir kuartal III-2023 lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,30 triliun.
Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 875,42 miliar per 30 September tahun ini. Menyusut dari Rp 1,48 triliun dalam 9 bulan 2022. Rugi per saham dasar juga berkurang dari sebelumnya Rp 138,86 menjadi Rp 81,93.
Per 30 September 2023, AirAsia Indonesia mencatatkan defisiensi modal neto Rp 7,68 triliun. Adapun total aset Rp 5,75 triliun dan liabilitas Rp 13,44 triliun.
Paparan Publik
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler




