Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Ini Batal Bagi Dividen Interim, Ribuan Investor Bisa Kecewa

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Nov 2023 | 09:12 WIB
BAGIKAN
Salah satu fasilitas PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA). (Foto: Perseroan)
Salah satu fasilitas PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) membatalkan rencana pembagian dividen interim tahun buku 2023.

Direktur Utama dan Sekretaris Perusahaan PBSA, Vincentius Susanto menjelaskan, perseroan sebelumnya telah melakukan pengumuman rencana jadwal pembagian dividen interim pada 30 Oktober 2023. Rencana pembagian dividen interim merujuk pada laporan keuangan PBSA per 30 September 2023.

Ia melanjutkan, berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00077/BEI/09-2021 yang mengatur Perubahan Ketentuan Pelaksanaan Pembagian Dividen Saham, Pembagian Saham Bonus, dan Pembagian Dividen Interim, disebutkan pada klausul 2f "Jumlah dividen interim yang dibagikan tidak boleh lebih dari laba bersih yang tercantum dalam laporan keuangan yang digunakan sebagai dasar pembagian dividen interim".

ADVERTISEMENT

“Sebagaimana dilihat di laporan keuangan perseroan per 30 September 2023, laba bersih belum mencukupi untuk memberikan dividen sebesar yang direncanakan di dalam pengumuman. Namun demikian, pada bulan Oktober 2023 perseroan telah mencatatkan pendapatan yang cukup signifikan untuk dapat memenuhinya,” terang Vincentius dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (7/11/2023).

Batal

Atas dasar pertimbangan tersebut, lanjutnya, Paramita Bangun Sarana (PBSA) dengan ini melakukan pembatalan terhadap rencana jadwal pembagian dividen interim yang tertuang dalam pengumuman.

Selanjutnya perseroan akan melakukan limited review terhadap laporan keuangan oerseroan per 31 Oktober 2023 dan perseroan akan kembali mengumumkan rencana jadwal pembagian dividen interim yang baru setelah laporan keuangan perseroan per 31 Oktober 2023 selesai.

Paramita Bangun Sarana (PBSA) sebelumnya berencana membagikan dividen interim sebesar Rp 120 miliar atau Rp 40 per saham. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi direncanakan pada 7 November ini. Namun akhirnya jadwal tersebut dibatalkan.

Adapun per 30 September 2023, perseroan mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahan Rp 68,49 miliar.

Sebagai informasi, jumlah pemegang saham PBSA per akhir September 2023 adalah sebanyak 1.638 pemegang saham. Sementara itu, dipantau dari aplikasi salah satu sekuritas, sejumlah pelaku pasar berkomentar menyampaikan pandangannya atas pembatalan rencana pembagian dividen interim PBSA. Ada yang kecewa.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia