Jumat, 15 Mei 2026

Janu Putra Sejahtera (AYAM) IPO, Buka Harga Rp 100-110, Ini Sosok Pengendalinya

Penulis : Thresa Sandra Desfika
10 Nov 2023 | 08:23 WIB
BAGIKAN
PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (Perseroan)
PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 800 juta saham atau 20%.

Masa penawaran awal (bookbuilding) pada 10-16 November 2023, di mana perseroan membuka harga di kisaran Rp 100-110 per saham. Sehingga nilai IPO saham ini maksimal Rp 88 miliar.

Perkiraan masa penawaran umum pada 24-28 November dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 30 November. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas.

Pemegang saham Janu Putra Sejahtera (AYAM) saat ini adalah Singgih Januratmoko 98%, Sova Marwati 1%, dan Fadhl Muhammad Firdaus 1%.

ADVERTISEMENT

Pihak pengendali dan ultimate beneficiary owner (UBO) dari Janu Putra Sejahtera (AYAM) adalah Singgih Januratmoko. Selanjutnya, sampai dengan tanggal prospektus diterbitkan, perseroan tidak memiliki perjanjian yang dapat mengakibatkan perubahan pengendali.

Janu Putra Sejahtera (AYAM) IPO, Buka Harga Rp 100-110, Ini Sosok Pengendalinya
Singgih Januratmoko. (Perseroan)

Singgih Januratmoko merupakan komisaris perseroan. Ia wanga Negara Indonesia, berusia 47 tahun. Menjabat sebagai komisaris utama perseroan sejak tahun 2021 dengan pengangkatan terakhir pada tahun 2023 untuk masa jabatan lima tahun.

Singgih juga merupakan anggota DPR RI Komisi VI (sejak 2019). Memperoleh gelar sarjana kedokteran hewan dari Universitas Gajah Mada pada tahun 1999.

Dana IPO

PT Janu Putra Sejahtera Tbk adalah perusahaan yang memiliki kegiatan usaha utama dan bergerak di bidang peternakan ayam dan rumah potong ayam sejak berdiri hingga saat ini. Untuk saat ini, perseroan memiliki dua lokasi kandang breeding parent stock yang berlokasi di Ngawis dan Purbalingga. Sedangkan, peternakan ayam broiler berlokasi di Klerong dan Sleman.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh perseroan untuk:

1. Sekitar Rp 40,63 miliar untuk pembelian beberapa bidang tanah di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Di antaranya, sekitar Rp 20,40 miliar akan digunakan untuk pembelian beberapa bidang tanah kepada Singgih Januratmoko, pengendali perseroan.

2. Sekitar Rp 15,52 miliar untuk pembelian beberapa bidang tanah di Desa Tuksono, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta dan pembangunan fasilitas hatchery baru, di mana pembelian beberapa bidang tanah berikut pembangunan fasilitas dimaksud merupakan satu rangkaian transaksi.

3. Sekitar Rp 11,53 miliar akan digunakan untuk pelunasan seluruh utang usaha perseroan kepada PT Janu Putra Abadi (JPA) selaku entitas asosiasi perseroan di mana penyertaan perseroan adalah sebesar 20% di JPA.

4. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia