Jumat, 15 Mei 2026

Samudera Indonesia (SMDR) Suntik Modal Anak Usaha Rp 460 Miliar

Penulis : Eva Fitriani
16 Nov 2023 | 21:44 WIB
BAGIKAN
Armada PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). (Foto: SMDR)
Armada PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR). (Foto: SMDR)

JAKARTA, investor.id – PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melakukan penambahan penyertaan modal sebesar Rp 460 miliar ke dalam PT Samudera Pelabuhan Indonesia (SPLI), yang merupakan anak usaha dan pihak terafiliasi perseroan. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan investasi SPLI.

“Perseroan telah melaksanakan penambahan penyertaan modal ke dalam SPLI dengan total nilai investasi sebesar Rp 460 miliar, yang akan dilakukan melalui pengeluaran saham baru oleh SPLI sebanyak 460.000 saham. Sehingga, kepemilikan perseroan dalam SPLI setelah transaksi penyertaan modal menjadi 99,98% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor SPLI,” kata Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia Farida Helianti Sastrosatomo dalam keterangan resminya, Kamis (16/11/2023).

Farida memaparkan, sebelum transaksi penyertaan modal, Samudera Indonesia memiliki 1.246.227 saham atau 99,97% dari total saham yang dikeluarkan SPLI. Sisanya sebanyak 248 saham atau 0,0199% dimiliki oleh PT Samudera Indonesia Tangguh, dan 2 saham atau 0,0002% oleh PT Samudera Wadah Mitra.

ADVERTISEMENT

Setelah transaksi, kepemilikan emiten berkode saham SMDR tersebut di SPLI meningkat menjadi 1.706.227 saham atau 99,98% dari total saham Samudera Pelabuhan Indonesia, dan sisanya sebanyak 248 saham atau 0,0145% milik PT Samudera Indonesia Tangguh, serta 2 saham atau 0,0001% milik PT Samudera Wadah Mitra.

Farida menyebut, harga saham baru yang dikeluarkan SPLI adalah sebesar Rp 1 juta per saham. SPLI merupakan perusahaan terafiliasi dari SMDR, mengingat SPLI merupakan anak usaha perseroan, serta keduanya adalah pihak yang dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama, yaitu PT Samudera Indonesia Tangguh.

Lebih lanjut, terdapat anggota komisaris utama dan komisaris SPLI, yaitu Bani Maulana Mulia dan Ridwan Hamid, yang keduanya juga menjabar sebagai direktur utama dan direktur keuangan di perseroan.

“Transaksi penyertaan modal dilakukan dalam rangka memperkuat struktur permodalan SPLI, serta menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung investasi dan kegiatan usahanya. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kontribusi pendapatan kepada perseroan, dan pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah kepada pemegang saham publik,” ungkap Farida.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia