Ada Emiten Siap Tebar Dividen Rp 42.000/Saham
JAKARTA, investor.id - Perusahaan farmasi, PT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2023 senilai Rp 151,2 miliar untuk 3,6 juta saham, atau Rp 42.000 per saham.
“Dividen berasal dari laba bersih perseroan dalam periode 9 bulan terakhir yang berakhir pada tanggal 30 September 2023,” jelas direksi SCPI dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (23/11/2023).
Pembagian dividen tersebut sebagaimana keputusan sirkuler sebagai pengganti rapat direksi perseroan tanggal 20 November 2023 yang telah disetujui dewan komisaris perseroan berdasarkan keputusan sirkuler sebagai pengganti rapat dewan komisaris perseroan tanggal 20 November 2023.
Baca Juga:
GOTO Buka Fakta Baru“Perseroan telah memutuskan dan menyetujui pembagian dividen interim untuk tahun buku 2023 dalam jumlah sebesar Rp 151,2 miliar,” ungkap direksi Organon Pharma.
Data keuangan per 30 September 2023 yang mendasari pembagian dividen adalah laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 261,51 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 720 juta, dan total ekuitas Rp 1,06 triliun.
Saham SCPI sendiri sudah dikenakan suspensi lama dan posisinya ada di Rp 29.000. Organon Pharma memang memiliki rencana menjadi perusahaan tertutup.
Jadwal Dividen
Adapun pembayaran dividen dijadwalkan pada 11 Desember 2023. Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim tahun buku 2023 Organon Pharma Indonesia (SCPI):
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

