Gencar Akuisisi Nikel, Saham United Tractors (UNTR) Makin Murah
JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) sedang gencar melakukan akuisisi perusahaan nikel. UNTR melalui anak usahanya, PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) telah menuntaskan transaksi pengambilalihan 70% saham PT Stargate Pacific Resources (SPR) Rp 3,18 triliun dan 70% saham PT Stargate Mineral Asia (SMA) Rp 41,95 miliar pada 30 November 2023. Total nilai transaksi Rp 3,22 triliun.
SPR bergerak di bidang pertambangan mineral nikel dan SMA bergerak di bidang pengolahan (smelter) untuk mineral nikel.
Saham-saham dalam SPR dibeli dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR) sebanyak 69,9991% dan PT Anugerah Surya Investama (ASI) 0,0009%. Sedangkan saham-saham dalam SMA juga dibeli dari ASPR 69% dan SPR 1%.
Adapun ASPR sendiri kemudian per 1 Desember 2023, 66,67% sahamnya menjadi dipegang oleh Grup UNTR.
Yang melakukan pembelian saham ASPR adalah juga Danusa Tambang Nusantara (DTN) dengan transaksi senilai Rp 1,62 triliun.
Saham-saham ASPR dibeli dari 33,33 saham milik PT Kalira Pascama (KP); 16,67% saham milik PT Bintang Prima Investama (BPI); dan 16,67% saham milik PT Anugerah Dayakaya Angkasa (ADA) di dalam ASPR.
Sebelumnya, terhitung sejak tanggal 21 September 2023, DTN juga telah menjadi pemegang saham di Nickel Industries Limited dengan kepemilikan sebanyak 857 juta saham atau setara dengan 19,99% dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited.
Nickel Industries Limited (NIC) tercatat di Australian Securities Exchange Ltd (ASX). NIC adalah perusahaan terkemuka di bidang pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di dalam atau dekat dengan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi dan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera.
Berdasarkan perjanjian pengambilan bagian, Nickel Industries Limited mengeluarkan sebanyak 857 juta saham biasa baru atau setara dengan 19,99% dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited kepada DTN pada harga AUD$ 1,10 per saham dengan total nilai keseluruhan sebesar AUD$ 942,7 juta (sekitar Rp 9,3 triliun).
Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






