Jumat, 15 Mei 2026

Gencar Akuisisi Nikel, Saham United Tractors (UNTR) Makin Murah

Penulis : Thresa Sandra Desfika
7 Des 2023 | 07:48 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Stargate Asia Mineral, perusahaan smelter nikel yang diakuisisi United Tractors (UNTR). (Foto: ASPR/ASPIRE/Stargate)
Ilustrasi PT Stargate Asia Mineral, perusahaan smelter nikel yang diakuisisi United Tractors (UNTR). (Foto: ASPR/ASPIRE/Stargate)

JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) sedang gencar melakukan akuisisi perusahaan nikel. UNTR melalui anak usahanya, PT Danusa Tambang Nusantara (DTN) telah menuntaskan transaksi pengambilalihan 70% saham PT Stargate Pacific Resources (SPR) Rp 3,18 triliun dan 70% saham PT Stargate Mineral Asia (SMA) Rp 41,95 miliar pada 30 November 2023. Total nilai transaksi Rp 3,22 triliun.

SPR bergerak di bidang pertambangan mineral nikel dan SMA bergerak di bidang pengolahan (smelter) untuk mineral nikel.

Saham-saham dalam SPR dibeli dari PT Anugerah Surya Pacific Resources (ASPR) sebanyak 69,9991% dan PT Anugerah Surya Investama (ASI) 0,0009%. Sedangkan saham-saham dalam SMA juga dibeli dari ASPR 69% dan SPR 1%.

ADVERTISEMENT

Adapun ASPR sendiri kemudian per 1 Desember 2023, 66,67% sahamnya menjadi dipegang oleh Grup UNTR.

Yang melakukan pembelian saham ASPR adalah juga Danusa Tambang Nusantara (DTN) dengan transaksi senilai Rp 1,62 triliun.

Saham-saham ASPR dibeli dari 33,33 saham milik PT Kalira Pascama (KP); 16,67% saham milik PT Bintang Prima Investama (BPI); dan 16,67% saham milik PT Anugerah Dayakaya Angkasa (ADA) di dalam ASPR.

Sebelumnya, terhitung sejak tanggal 21 September 2023, DTN juga telah menjadi pemegang saham di Nickel Industries Limited dengan kepemilikan sebanyak 857 juta saham atau setara dengan 19,99% dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited.

Nickel Industries Limited (NIC) tercatat di Australian Securities Exchange Ltd (ASX). NIC adalah perusahaan terkemuka di bidang pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di dalam atau dekat dengan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi dan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera.

Berdasarkan perjanjian pengambilan bagian, Nickel Industries Limited mengeluarkan sebanyak 857 juta saham biasa baru atau setara dengan 19,99% dari total saham yang dikeluarkan oleh Nickel Industries Limited kepada DTN pada harga AUD$ 1,10 per saham dengan total nilai keseluruhan sebesar AUD$ 942,7 juta (sekitar Rp 9,3 triliun).

Saham

Di tengah gencar United Tractors (UNTR), saham perseroan terpantau malah melemah. Pada perdagangan 6 Desember kemarin, saham UNTR diparkir turun 1,93% ke Rp 21.625. Dan dalam tiga bulan terakhir saham ini jatuh 21,08%.

Mengacu data RTI per 6 Desember, rasio price to book value (PBV) UNTR 1,08 kali, dan price earning ration (PER) 3,94 kali. Adapun nilai kapitalisasi pasar UNTR Rp 80,66 triliun.

Saham UNTR sendiri masuk dalam indeks IDX Value30. Indeks ini mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki valuasi harga yang rendah dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

Sementara itu, Presiden Direktur United Tractors, Frans Kesuma menyatakan, pada sektor mineral non-coal, banyak peluang yang perseroan cari, terutama di industri emas dan nikel yang saat ini masih menjadi prioritas strategi diversifikasi UNTR.

“Sedangkan terkait target, kami tidak memiliki target khusus, selama bisnis tersebut masih accessible dan feasible untuk dikerjakan, peluang akuisisi untuk UNTR akan selalu ada. Terlepas dari dua hal tersebut, UNTR juga fokus pada status legalitas bisnis dan isu-isu terkait ESG. Kedua faktor tersebut juga berkontribusi pada keputusan kami untuk melakukan akuisisi,” terang Frans Kesuma dalam konferensi pers public expose UNTR baru-baru ini.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia