Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Ini Bayarkan Dividen Rp 42.000/Saham

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Des 2023 | 07:20 WIB
BAGIKAN
Sejumlah karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto ilustrasi:B-Universe Photo)
Sejumlah karyawan beraktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto ilustrasi:B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id - Perusahaan farmasi, PT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) dijadwalkan membayarkan dividen interim tahun buku 2023 senilai Rp 151,2 miliar atau Rp 42.000 per saham pada Senin, 11 Desember 2023.

Sebelumnya cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 November, ex dividen pasar reguler dan negosiasi 1 Desember.

Cum dividen pasar tunai 4 Desember, ex dividen pasar tunai 5 Desember. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak pada 4 Desember, dan pembayaran dividen di 11 Desember.

ADVERTISEMENT

Saham SCPI sendiri saat ini dalam kondisi disuspensi lama dan posisinya ada di Rp 29.000. Organon Pharma memang memiliki rencana menjadi perusahaan tertutup.

Per 31 Oktober 2023, pemegang saham SCPI adalah Organon LCC sebanyak 3.556.336 saham atau 98,787%. Sedangkan masyarakat tinggal menggenggam 43.664 saham. Jumlah pemegang sahamnya 438 pihak.

Laba

Adapun pembagian dividen Organon Pharma Indonesia (SCPI) sebagaimana keputusan sirkuler sebagai pengganti rapat direksi perseroan tanggal 20 November 2023 yang telah disetujui dewan komisaris perseroan berdasarkan keputusan sirkuler sebagai pengganti rapat dewan komisaris perseroan tanggal 20 November 2023.

“Perseroan telah memutuskan dan menyetujui pembagian dividen interim untuk tahun buku 2023 dalam jumlah sebesar Rp 151,2 miliar,” ungkap direksi Organon Pharma beberapa waktu lalu.

“Dividen berasal dari laba bersih perseroan dalam periode 9 bulan terakhir yang berakhir pada tanggal 30 September 2023,” jelas direksi.

Data keuangan per 30 September 2023 yang mendasari pembagian dividen adalah laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 261,51 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 720 juta, dan total ekuitas Rp 1,06 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 52 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia