Rupanya Ini Penyebab Utama Saham GOTO Ambruk
JAKARTA, investor.id – Pelaku pasar merespons negatif struktur transaksi TikTok dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Ini menjadi penyebab penurunan tajam saham GOTO hari ini sebesar 20% ke level Rp 86.
Berdasarkan catatan Mandiri Sekuritas (Mansek), valuasi Tokopedia berdasarkan transaksi itu dan kepemilikan 25% saham GOTO mencapai US$ 2 miliar. Mansek menilai harga transaksi ini tidak mencerminkan nilai wajar perusahaan baru (NewCo) yang akan dioperasikan Tokopedia untuk mengelola TikTok Shop.
Selain itu, valuasi TikTok Shop hanya US$ 340 juta atau 0,06 kali dari estimasi GMV 2023. Oleh sebab itu, Mansek perlu melihat valuasi perusahaan baru berdasarkan beberapa pertimbangan.
Pertama, menurut broker itu, GOTO tetap mempertahankan 25% saham Tokopedia dalam jangka panjang. Selain itu, perusahaan baru Tokopedia diyakini bisa menciptakan nilai. Sebab gabungan pangsa pasar Tokopedia dan perusahaan baru bisa mencapai 50-60%.
Baca Juga:
GOTO dan TikTok Deal, 12/12 Uji Coba“Kedua, akan ada pendapatan dari perusahaan baru. Ketiga, bisnis fintech dan logistik GOTO bisa meningkat melalui ekosistem TikTok. Selain itu, kas GOTO sebesar US$ 1,2 miliar bisa digunakan untuk dua bisnis tersebut,” tulis Mansek dalam catatannya, Senin (11/12/2023).
Tiga Kesepakatan Penting
GOTO dan TikTok mengumumkan tiga kesepakatan penting hari ini. Pertama, Tokopedia akan membeli kontrak bisnis dan hak eksklusif untuk memiliki dan mengoperasikan TikTok Shop di Indonesia dari TikTok senilai US$ 340 juta. Rencana ini diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal I-2024.
Kedua, TikTok berinvestasi US$ 840 juta di Tokopedia dengan mengambil saham baru yang dikeluarkan perusahaan itu. Terakhir, sebagai bagian dari rencana investasi, Tokopedia juga akan menerima promissory note dari TikTok sebesar US$ 1 miliar yang dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja Tokopedia di masa mendatang.
Apabila rencana Investasi dapat diselesaikan oleh para pihak, hal ini akan menyebabkan TikTok menjadi pemilik 75,01% saham Tokopedia dan kepemilikan GOTO turun menjadi 24,99%. Meski demikian, para pihak telah sepakat bahwa kepemilikan GOTO di Tokopedia tidak akan terdilusi lebih lanjut, karena pendanaan di masa depan dari TikTok.
“Rencana ini diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal I-2024, bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan yang diatur dalam perjanjian atas rencana investasi,” tulis manajemen GOTO.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






