Jumat, 15 Mei 2026

Begini Dampak Masuknya TikTok ke Tokopedia terhadap Arus Kas GOTO

Penulis : Jauhari Mahardhika
12 Des 2023 | 13:34 WIB
BAGIKAN
Tokopedia. (Foto: GOTO)
Tokopedia. (Foto: GOTO)

JAKARTA, investor.id – Masuknya TikTok ke Tokopedia dinilai turut mengamankan, bahkan memperkuat arus kas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Sebab ada tambahan modal untuk Tokopedia, yang merupakan unit bisnis e-commerce GOTO, dan kolaborasinya dengan TikTok dapat memenangi kompetisi.

Investasi TikTok akan membuatnya memiliki 75% saham Tokopedia, e-commerce terbesar di Indonesia. Sisanya 25% dimiliki GOTO. Kemitraan antara keduanya bersifat eksklusif.

Adapun total nilai investasi TikTok mencapai US$ 1,5 miliar atau setara Rp 23,2 triliun. Suntikan modal bakal membuat Tokopedia makin mandiri secara operasional.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, GOTO memiliki keleluasaan untuk lebih fokus di bisnis finansial melalui GoTo Financial dan on demand service via Gojek. Dampak keluarnya Tokopedia dari neraca keuangan GOTO akan membuat biaya operasional menjadi lebih ringan, terutama pada biaya insentif, promosi, dan pemasaran. Sementara, GOTO tetap menerima pendapatan rutin (berulang) dari transaksi di platform hasil kolaborasi Tokopedia dan Tiktok Shop.

“Suntikan modal bisa makin meningkatkan daya saing Tokopedia. Jika melihat tahun ini saja, operasional Tokopedia membutuhkan dana Rp 2-3 triliun. Maka, nilai investasi tersebut bisa menjangkau keperluan operasional Tokopedia sampai 10 tahun tanpa mengurangi likuiditas GOTO. Ini masih dengan asumsi konservatif dan belum memperhitungkan besarnya sinergi yang substansial,” jelas Michael Filbery, analis Sinarmas Sekuritas.

Selain dari sisi operasional, suntikan modal tersebut bakal mendorong Tokopedia makin kompetitif dalam mempertahankan posisinya sebagai market leader di pasar e-commerce Tanah Air. Bahkan tambahan modal itu sudah mampu mengamankan Tokopedia, jika kompetisi memang mengharuskan ‘bakar uang’ lagi.

Bagi GOTO, meski kehilangan status sebagai pemegang mayoritas saham Tokopedia, GOTO diuntungkan karena beban yang dimiliki Tokopedia tidak lagi ditanggung. Hal itu pada akhirnya mengantarkan GOTO ke profitabilitas.

“Dengan posisi kas dan setara kas terakhir Rp 24,6 triliun dan beban operasional Tokopedia sudah diamankan ditambah dengan kinerja on demand, logistik, dan fintech yang semakin efisien, maka pada posisi ini arus kas GOTO sangat ample,” ungkap Michael.

Dia juga menilai kolaborasi TikTok dan Tokopedia bakal menggebrak pasar e-commerce Indonesia dan menjadikannya makin sulit tersaingi. Apalagi, kemampuan ByteDance dan TikTok dari sisi cash flow terbilang sangat kuat. Berdasarkan berbagai sumber, kas dan setara kas ByteDance selaku induk TikTok mencapai lebih dari US$ 20 miliar atau setara Rp 310 triliun.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia