IPO Kisaran Rp 100-130, Asri Karya Lestari (ASLI) Liabilitasnya Tipis, Ini Pengendalinya
JAKARTA, investor.id - PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak-banyaknya 1,25 miliar saham atau 20%.
Perseroan membuka harga penawaran awal di kisaran Rp 100-130 per saham sehingga nilai penawaran umum ini maksimal Rp 162,5 miliar.
Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 12-18 Desember 2023. Adapun masa penawaran umumnya diperkirakan pada 29 Desember 2023-3 Januari 2024 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Januari 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah NH Korindo Sekuritas.
PT Asri Karya Lestari Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang general kontraktor. Berpengalaman dalam proyek pembangunan di Indonesia khususnya dalam pekerjaan pondasi, erection, bekisting, dan pekerjaan jalan.
Perseroan per 30 Juni 2023 mencatatkan total aset Rp 382,75 miliar, liabilitas hanya Rp 37,09 miliar, dan ekuitas Rp 345,66 miliar.
Adapun pendapatan sepanjang 2022 Rp 169,31 miliar dan laba bersih Rp 18,94 miliar. Di tahun 2021, pendapatan ASLI Rp 111,66 miliar, serta laba bersih Rp 10,08 miliar.
Per 30 Juni 2023, pendapatan Asri Karya Lestari Rp 82,61 miliar dengan laba bersih Rp 10,75 miliar.
Pengendali
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





