GOTO, Bukalapak (BUKA), dan Arah Saham Teknologi pada 2024
JAKARTA, investor.id – Saham-saham emiten teknologi diperkirakan bangkit pada 2024, seiring tren suku bunga global yang diprediksi turun.
Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli mengatakan bahwa penurunan suku bunga bakal menggenjot daya beli masyarakat, sehingga mendorong kinerja para emiten teknologi. Selain itu, investasi di saham perusahaan-perusahaan tersebut akan kembali mengalir.
“Kami memperkirakan perusahaan-perusahaan teknologi dan keuangan digital dapat membukukan EBITDA yang disesuaikan (adjusted EBITDA) yang positif, jika tren penurunan suku bunga terjadi pada tahun depan,” kata Christopher dalam acara Media Day, Kamis (14/12/2023).
Saat ini, menurut dia, pihaknya tengah mencermati dua perusahaan teknologi digital, yaitu PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Bukalapak bakal diuntungkan dari ekspansi di segmen specialty verticals dan segmen online to offline (O2O) melalui Mitra Bukalapak, seiring kondisi ekonomi nasional yang tergolong tangguh. Bukalapak diprediksi mencatatkan adjusted EBITDA positif pada akhir 2023, lebih cepat dibandingkan pesaing.
Di lain pihak, GOTO bakal ditopang oleh lima faktor. Pertama, peningkatan pangsa pasar gross merchandise value (GMV) menjadi 40-50% setelah TikTok masuk ke Tokopedia. Selama ini, Shopee menguasai 36% pangsa pasar, Tokopedia 35%, dan TikTok Shop 5%.
Faktor kedua adalah keuangan yang lebih fleksibel. Ketiga, keuntungan dari penjualan secara live (live commerce). Terlebih, pengguna TikTok di Indonesia tertinggi kedua di dunia.
Keempat, potensi cross selling 125 juta pengguna TikTok untuk layanan dan produk GOTO lainnya. Kelima, penurunan beban biaya GOTO karena tidak lagi mengonsolidasikan Tokopedia.
Dengan berbagai faktor yang ada, Mirae memberikan rekomendasi trading buy untuk saham Bukalapak (BUKA). Target harganya Rp 240. Sedangkan untuk saham GOTO, rekomendasinya adalah hold dengan target harga Rp 94 (under review).
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






