Lock-up Beres, 2 Pengendali MENN Jual Saham Perseroan, Harganya Kini di Bawah Rp 15
JAKARTA, investor.id - Dua pengendali PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) menjual sebagian kepemilikannya di perseroan. Mereka adalah Agus Mulyanto yang juga merupakan komisaris utama MENN, dan Edrick Pramana yang menjabat sebagai direktur perseroan.
Agus Mulyanto menjual 28,6 juta saham MENN di Rp 15/saham pada 12 Desember 2023. Nilai transaksi keseluruhan Rp 429 juta.
Sebelum transaksi, ia memiliki 150,57 juta saham MENN atau 10,50%. Setelah transaksi menjadi 121,97 juta saham atau 8,51%. “Tujuan dari transaksi adalah divestasi” terang Agus Mulyanto dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (15/12/2023).
Sementara itu, Edrick Pramana menjual 14,3 juta saham juga di Rp 15/saham pada 12 Desember 2023. Nilai keseluruhan transaksi Rp 214,5 juta.
Setelah transaksi tersebut, Edrick masih memiliki 286,84 juta saham MENN atau 20%. Sebelumnya ia menggenggam 301,14 juta saham atau 21%.
Lock-up
Menn Teknologi Indonesia (MENN) mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 18 April 2023. Perseroan menggelar initial public offering (IPO) sebanyak 30% saham di Rp 78/saham dengan masa penawaran umum pada 12-14 April. Adapun tanggal efektif IPO perseroan pada 10 April.
Sebagai informasi, dalam prospektus IPO MENN dijelaskan bahwa sehubungan dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh masing-masing pemegang saham MENN (sebelum IPO) pada tanggal 21 November 2022 menyatakan bahwa Michael Halim Mulyanto (direktur utama MENN yang juga pengendali perseroan), Edrick Pramana, dan Agus Mulyanto sebagai pemegang saham PT Menn Teknologi Indonesia Tbk yang mendapatkan saham dengan harga perolehan di bawah harga IPO, tidak akan mengalihkan sebagian atau seluruh saham tersebut sampai dengan 8 bulan setelah pernyataan pendaftaran dalam rangka IPO saham menjadi efektif, alias kena lock-up.
Artinya, masa lock-up ketiga pengendali MENN itu selesai sekitar 10 Desember 2023 (tanggal efektif IPO MENN pada 10 April 2023).
Saham MENN sendiri pada perdagangan 14 Desember ditutup di Rp 13 atau turun 7,14%. Dalam tiga bulan terakhir saham ini anjlok 87,62%.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






