Perusahaan Energi (CGAS) IPO Kisaran Rp 284-338, Ada Mantan Waka BIN Jadi Petingginya
JAKARTA, investor.id - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS)/CNG bersiap menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) maksimal 531.429.000 saham atau 30%.
Perseroan membuka harga penawaran awal (bookbuilding) di kisaran Rp 284-338/saham. Karena itu, jumlah seluruh IPO saham ini Rp 150,92-Rp 179,62 miliar.
Masa bookbuilding berlangsung pada 14-19 Desember 2023. Sedangkan, perklraan masa penawaran umum pada 2-4 Januari 2024, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah Pilarmas Investindo Sekuritas.
Citra Nusantara Gemilang (CGAS) juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 265.714.500 waran seri I secara cuma-cuma. Setiap pemegang 2 saham baru memperoleh 1 waran seri I. Setiap waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perseroan dengan harga pelaksanaan Rp 306. Nilai hasil pelaksanaan waran seri I maksimal Rp 81,30 miliar.
Citra Nusantara Gemilang atau CNG adalah perusahaan nasional yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi gas alam dalam bentuk compressed natural gas (CNG) ke sektor industri, retail, dan transportasi. Saat ini PT CNG sudah menjadi perusahaan energi terkemuka di Indonesia dengan area penyaluran di Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Pengendali
Pemegang saham Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS)/CNG sebelum IPO terdiri dari PT Petro Asia Energy menggenggam 46,18% saham, PT Dharma Mulia Jaya 30,63%, PT Cipta Nyata Gemilang 13%, dan PT Tirta Maritim Nusantara 10,20%.
Pengendali dan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan adalah Zaqi Ismail dan Sanjaya.
Zaqi Ismail adalah putra dari As’at Said Ali yang merupakan komisaris utama perseroan. As’at Said Ali menjabat komisaris utama CGAS sejak tahun 2010. Sebelumnya ia merupakan wakil kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) dari tahun 2000-2010 dan merupakan deputi III BIN dari tahun 1999-2000.
As’at Said Ali adalah warga negara Indonesia berusia 74 tahun, Doktor Honoris Causa, Universitas Diponegroro. Pendidikan terakhir S1 Hubungan International, Universitas Gajah Mada pada tahun 1974.
Sementara itu, dana yang diperoleh dari IPO saham setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan dengan rincian sebagai berikut:
1. Sekitar 90% untuk pembayaran dalam rangka pembangunan LNG Station (liquefied natural gas) di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2.
2. Sekitar 10% akan digunakan perseroan untuk modal kerja perseroan seperti biaya operasional perseroan, pembelian gas, sewa gas transportation module (GTM), sewa alat transportasi dan distribusi. Penggunaan dana ini dikategorikan sebagai operating expenditure (OPEX).
Sedangkan dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran akan digunakan untuk modal kerja perseroan, modal operasional dan/atau digunakan untuk antara lain namun tidak terbatas pada biaya operasional perseroan, pembelian gas, sewa alat transportasi dan distribusi.
Total aset perseroan per 30 Juni 2023 adalah Rp 188,55 miliar, liabilitas Rp 112,14 miliar, dan ekuitas Rp 76,40 miliar.
Perseroan membukukan pendapatan Rp 423,55 miliar dan laba bersih Rp 12,55 miliar pada 2022. Di tahun 2021, CGAS mencetak pendapatan Rp 387,69 miliar dan laba bersih Rp 3,76 miliar.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






