Jumat, 15 Mei 2026

Barito Renewables (BREN) Caplok 5 Perusahaan Sekaligus

Penulis : Muawwan Daelami
15 Des 2023 | 21:08 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kesepakatan pembelian saham. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi kesepakatan pembelian saham. (Foto: Pixabay)

JAKARTA, investor.id – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melalui anak usahanya, PT Barito Wind Energy (Barito Wind), resmi mengakuisisi total lima perusahaan. Satu perusahaan telah tuntas diambilalih pada Jumat (15/12/2023) dengan nilai transaksi US$ 5,17 juta atau setara Rp 80,5 miliar. Empat perusahaan lainnya bakal tuntas pada kuartal I-2024.

Lima perusahaan tersebut adalah PT UPC Sidrap Bayu Energi Tahap II (Sidrap 2), PT UPC Sukabumi Bayu Energi, PT UPC Lombok Timur Bayu Energi, PT UPC Sidrap Bayu Energi (Sidrap 1), serta PT UPC Operation and Maintenance Indonesia (OMI).

Dari total lima perusahaan yang diakuisisi, Barito Renewables menguasai masing-masing 51% saham di tiga perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yakni Sidrap 2 Sulawesi Selatan, PT UPC Sukabumi Bayu Energi di Sukabumi, dan PT UPC Lombok Timur Bayu Energi di Lombok dengan total potensi kapasitas 320 MW. Sedangkan sisanya 49% dipegang ACEN HK.

ADVERTISEMENT

Sementara di PLTB Sidrap 1 dan OMI, Barito Renewables menjadi pengendali penuh dengan menguasai sebanyak 99,99% saham.

Pencapaian emiten EBT berkode saham BREN sebagai pemegang mayoritas saham ini ditandai dengan penandatangan perjanjian jual beli (sale and purchase agreement/SPA) antara Barito Wind dan ACEN Investments HK Limited (ACEN HK) yang merupakan anak usaha ACEN Renewables International selaku pembeli dengan UPC Renewables Asia Pacific Holdings selaku penjual.

Adapun rincian transaksi di tiga PLTB tersebut meliputi akuisisi 10.200 saham saham PT UPC Sidrap Bayu Energi Tahap II (Sidrap 2) di Sulawesi Selatan dari UPC Renewables Asia V Limited (UPCRAV) dan UPC Sidrap Expansion (HK) Ltd (UPCSE) senilai total US$ 5,17 juta atau setara Rp 80,27 miliar.

Nilai ini terdiri harga yang dibeli BREN dari UPCRAV dan UPCSE selaku penjual sebesar US$ 1,3 juta dan US$ 3,82 juta dari pembelian utang, sehingga total transaksinya mencapai US$ 5,17 juta.

PLTB selanjutnya yang dicaplok BREN adalah PT UPC Sukabumi Bayu Energi yang berlokasi di Sukabumi. Perseroan melalui Barito Wind mengambilalih sebanyak 19.364 saham PTLB tersebut dari UPC Renewables Asia IV Limited dan UPC Sukbumi (HK) Ltd.

PLTB ketiga yang diakuisisi BREN yaitu PT UPC Lombok Timur Bayu Energi yang berlokasi di Lombok. Perseroan mencaplok 10.200 saham PTLB tersebut dari UPC Renewables Asia VIII Limited dan UPC Lombok (HK) Ltd.

Di luar tiga PLTB, penandatanganan SPA juga mencakup pembelian atas 515.515 saham kelas A dan 34.368 saham kelas B atau mencerminkan 99,99% saham PT UPC Sidrap Bayu Energi (Sidrap 1).

BREN memborong saham Sidrap I dari PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan UPC Renewables Asia Pacific Holdings Pte. Ltd. (UPCAPH), ACEN Renewables International Pte. Ltd. (ACRI), UPC Renewables Asia Ill Limited (Asia Ill), Sidrap (HK) Limited (Sidrap HK), dan Sunedison Sidrap S.V. (SunEd BV).

Lebih jauh, perjanjian SPA tersebut juga mengikutsertakan akuisisi atas 2.499 saham PT UPC Operation and Maintenance Indonesia (OMI) dari UPCAPH.

Tonggak Sejarah 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia