Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Menguat Terbatas Jelang RDG BI

Penulis : Grace El Dora
19 Des 2023 | 09:29 WIB
BAGIKAN
Warga menukarkan mata uang dolar AS di sebuah gerai money changer di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj/aa)
Warga menukarkan mata uang dolar AS di sebuah gerai money changer di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj/aa)

JAKARTA, investor.id – Kurs rupiah cenderung menguat terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia atau RDG BI.

"Dengan absennya data ekonomi penting dari dalam maupun luar negeri, rupiah diperkirakan akan datar dengan kecenderungan menguat terbatas terhadap dolar AS yang masih tertekan oleh prospek suku bunga The Fed (The Federal Reserve)," ungkap Analis DCFX Futures Lukman Leong seperti dikutip Antara, Selasa (19/12).

Pasar menantikan arah kebijakan suku bunga acuan BI atau BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) dalam RDG Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

BI diperkirakan masih akan menahan suku bunga. Sedangkan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed diperkirakan 63% akan memangkas suku bunga pada Maret 2024.

Pada RDG BI sebelumnya pada 22 dan 23 November 2023, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya di level 6%. Suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 5,25% dan suku bunga lending facility di posisi 6,75%.

Keputusan tersebut tetap konsisten dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak ketidakpastian global, serta sebagai langkah preemptive dan forward looking untuk memitigasi dampaknya terhadap inflasi.

Pada perdagangan Selasa, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp 15.450 per dolar AS hingga Rp 15.550 per dolar AS.

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi tergelincir 12 poin atau 0,07% menjadi Rp 15.522 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.510 per dolar AS.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 35 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 39 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 3 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia