Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Tergelincir Gara-gara Angola Keluar dari OPEC

Penulis : Indah Handayani
22 Des 2023 | 04:44 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi soket pompa oli cetak 3D terlihat di depan logo OPEC. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic/File Photo)
Ilustrasi soket pompa oli cetak 3D terlihat di depan logo OPEC. (FOTO: REUTERS/Dado Ruvic/File Photo)

Sementara itu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan produksi minyak mentah AS naik ke rekor 13,3 juta barel per hari (bph) pada pekan lalu, naik dari rekor tertinggi sepanjang masa sebelumnya sebesar 13,2 juta barel per hari.

“AS siap untuk meningkatkan produksi di Permian Basin dan di seluruh negeri. Kami telah memitigasi risiko harga di AS dan benar-benar membuat Rusia dan Saudi mundur,” kata Tim Snyder, ekonom di Matador Economics di Dallas.

Serangan yang dilakukan kelompok militan Houthi Yaman untuk mendukung warga Palestina terhadap kapal-kapal yang menuju pelabuhan Israel telah memaksa kapal-kapal induk utama untuk menghindari Laut Merah, sehingga menyebabkan gangguan perdagangan global.

ADVERTISEMENT

“Dengan banyaknya minyak mentah AS yang dilaporkan dalam jumlah besar, kita hanya bisa berasumsi bahwa pasar masih gelisah sehubungan dengan pengalihan pasokan atau bahkan jeda yang disebabkan oleh serangan Houthi terhadap pengiriman,” kata analis PVM John Evans.

Pada Kamis (21/12/2023), konflik antara Israel dan Hamas meningkat di tengah pembicaraan gencatan senjata.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia