Jumat, 15 Mei 2026

MNC Sekuritas: Pantau Level IHSG Ini, ARTO hingga SMRA Berpeluang Dibeli Murah

Penulis : Indah Handayani
22 Des 2023 | 06:57 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar penunjuk pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pekerja melintasi layar penunjuk pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - MNC Sekuritas mengingatkan pantau level IHSG di 7.092 pada Jumat (22/12/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada support 7.092-7.045 dan resistance 7.237-7.252. Perusahaan efek itu merekomendasikan saham ARTO hingga SMRA berpeluang dibeli murah atau buy on weakness.

MNC Sekuritas menjelaskan, IHSG terkoreksi 0,14% ke 7.210 disertai dengan munculnya volume penjualan, pada pergerakan kemarin IHSG pun sudah menutup gap yang ada di 7.187-7.196. Selama IHSG masih mampu berada di atas 7.092 sebagai support-nya, maka posisi IHSG hari ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].

“Hal tersebut berarti IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan penguatannya ke 7.262-7.291,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (22/12/2023).

ADVERTISEMENT

MNC Sekuritas merekomendasikan saham ARTO hingga SMRA berpeluang dibeli murah. Berikut trading plan-nya:

ARTO - Buy on Weakness

ARTO menguat ke 2.970 namun masih disertai oleh volume penjualan. Saat ini, kami perkirakan posisi ARTO sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1) dari wave [C], sehingga ARTO masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 2.420-2.700

Target Price: 3.310, 3.580

Stoploss: below 2.120

BIRD - Buy on Weakness

BIRD terkoreksi ke 1.785 dan masih disertai oleh volume penjualan. Selama BIRD masih mampu berada di atas 1.730 sebagai stoplossnya, maka posisi BIRD saat ini sedang berada di awal wave [a] dari wave B. Hal tersebut berarti, koreksi BIRD akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1.750-1.780

Target Price: 1.825, 1.995

Stoploss: below 1.730

MEDC - Buy on Weakness

MEDC terkoreksi 0,9% ke 1.130 dan disertai oleh volume penjualan. Saat ini, kami memperkirakan posisi MEDC sedang berada pada bagian awal dari wave [ii] dari wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti, pergerakan MEDC akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1.050-1.095

Target Price: 1.255, 1.345

Stoploss: below 980

SMRA - Buy on Weakness

SMRA meenguat 0,9% ke 565 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan SMRA masih tertahan oleh MA60. Selama masih mampu bergerak di atas 530 sebagai stoplossnya, maka posisi SMRA saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 540-560

Target Price: 595, 630

Stoploss: below 530

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia