Garuda (GIAA) Beri Penjelasan Volatilitas Saham
BEI juga menanyakan apakah Garuda (GIAA) mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
Irfan Setiaputra menyatakan, fakta material atau kejadian penting terkini yang disampaikan perseroan adalah mengenai pelunasan sebagian surat utang & sukuk (bond retirement), kreditur yang memiliki surat utang baru ini juga merupakan pihak yang mendapat distribusi saham dalam proses konversi utang saat penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), yang merupakan bagian dari hasil homologasi PKPU yang telah disahkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
“Dengan demikian dimungkinkan informasi mengenai bond retirement tersebut mempengaruhi keputusan pemegang saham untuk melakukan transaksi terhadap efek perseroan,” sebut Irfan.
BEI menanyakan apakah Garuda mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu.
“Merujuk kepada pergerakan daftar pemegang saham terbaru periode November 2023 sebagaimana yang telah diterima oleh perseroan dari biro administrasi efek, dapat kami sampaikan bahwa tidak terdapat aktivitas pemegang saham yang dapat berakibat berubahnya kepemilikan sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.04/2017,” jawab Irfan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






