Jumat, 15 Mei 2026

Tak Hanya Bayar Dividen Rp 1,39 T, Emiten Batu Bara Ini Punya Info Penting Lain

Penulis : Thresa Sandra Desfika
22 Des 2023 | 12:50 WIB
BAGIKAN
Kegiatan produksi anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). Perseroan
Kegiatan produksi anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). Perseroan

JAKARTA, investor.id - Emiten batu bara Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyampaikan keterbukaan informasi terbaru pada Jumat (22/12/2023).

Sekretaris Perusahaan Golden Energy Mines (GEMS), Sudin SH menjelaskan bahwa perseroan (GEMS) menambah modal anak usahanya, yakni PT Trisula Kencana Sakti (TKS) pada 21 Desember 2023. TKS merupakan anak usaha langsung GEMS dengan kepemilikan 99,99%.

“Tambahan modal disetor dan ditempatkan TKS seluruhnya diambil oleh perseroan,” terang Sudin dalam keterbukaan informasi.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, penambahan modal ini bersumber dari kas internal GEMS, dengan tujuan memperkuat posisi keuangan dan struktur modal TKS.

Diberitakan sebelumnya, Golden Energy Mines (GEMS) dijadwalkan membayarkan dividen interim ke-2 tahun buku 2023 pada Jumat, 22 Desember 2023.

Jumlah dividennya total US$ 90 juta atau sama dengan US$ 0,0153/saham. Dalam keterbukaan informasi pada 5 Desember lalu, perseroan menggunakan kurs tengah BI per tanggal 4 Desember 2023 senilai US$ 1 = Rp 15.524 sehingga dividen interim ke-2 perseroan tahun buku 2023 sejumlah Rp 1,39 triliun atau sama dengan Rp 237,52 per saham.

Dividen

Sebelumnya, jadwal pembagian dividen Golden Energy Mines (GEMS), yakni cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 13 Desember. Ex dividen pasar reguler dan negosiasi tanggal 14 Desember.

Cum dividen pasar tunai pada 15 Desember, ex dividen pasar tunai 18 Desember.

Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen di 15 Desember, dan tanggal pembayaran dividen 22 Desember.

Pada sesi I perdagangan 22 Desember, saham GEMS diparkir stagnan di Rp 5.825.

Golden Energy Mines (GEMS) membagikan dividen interim berdasarkan persetujuan direksi dan dewan komisaris perseroan.

“Direksi perseroan dengan ini mengumumkan kepada para pemegang saham perseroan bahwa berdasarkan persetujuan direksi dan dewan komisaris perseroan tertanggal 4 Desember 2023, perseroan telah menyetujui dan memutuskan untuk membagikan dividen interim ke-2 perseroan tahun buku 2023,” jelas direksi GEMS dalam keterbukaan informasi, 5 Desember.

Data keuangan per 31 Oktober 2023 yang mendasari pembagian dividen adalah laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk US$ 422,26 juta, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya US$ 423,48 juta, dan total ekuitas US$ 654,98 juta.

Sebagai informasi, GEMS sebelumnya telah membayarkan dividen interim 2023 yang pertama pada 12 September 2023 sebesar Rp 4,98 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia