BEI Suspensi Lagi KAYU, Saham yang pernah Terbang 1.270% lalu Ambles Sisa Rp 52
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara alias suspensi saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) mulai sesi I perdagangan 5 Januari 2024 hingga pengumuman lebih lanjut.
Saham KAYU disuspensi karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 5 Januari 2024 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut,” jelas pengumuman BEI.
Saham KAYU pada 3 Januari 2024 juga sempat dikenakan suspensi oleh BEI selama satu hari perdagangan. Pada 4 Januari kemarin suspensi saham ini sempat dibuka. Saham KAYU anjlok 34,18% ke Rp 52 pada perdagangan kemarin.
Saham KAYU mendadak anjlok sejak Desember 2023. Padahal saham ini sempat melambung tinggi mulai April 2023 dan pernah tercatat terbang ke Rp 685 pada 30 November 2023, terbang 1.270% dari posisinya di Rp 50 pada awal tahun 2023.
Kinerja Keuangan
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihKetika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel
Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh
Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima
Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.Tag Terpopuler
Terpopuler






