Harga Emas Rebound di Tengah Ketegangan di Timur Tengah
NEW YORK, investor.id - Harga emas rebound pada Kamis (18/1/2024), di tengah ketegangan di Timur Tengah. Di saat yang sama, investor menantikan kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga acuan The Fed di masa depan.
Dikutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi US$ 2.019,12 per ons pada pukul 19.06 GMT, setelah mencapai level terendah lima minggu di hari sebelumnya. Sedangkan emas berjangka AS menguat 0,8% menjadi US$ 2.021,6.
Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, mengatakan, ketegangan geopolitik secara tidak sengaja mengoordinasikan upaya untuk menjaga emas di kisaran US$ 2.000. Hal itu karena terdapat begitu banyak ketidakpastian.
Pada Rabu (17/1/2024), Amerika Serikat (AS) memasukkan kembali pemberontak Houthi yang bermarkas di Yaman ke dalam daftar kelompok teroris. Setelah para militan menyerang kapal kedua yang dioperasikan AS di wilayah Laut Merah pada minggu ini.
Sementara itu, Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada Kamis (18/1/2024), ia terbuka untuk memangkas suku bunga acuan AS lebih cepat jika ada bukti yang ‘meyakinkan’ dalam beberapa bulan mendatang bahwa inflasi turun lebih cepat dari perkiraannya.
Pedagang memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 57% pada Maret, menurut alat Fed Watch CME.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






