Sabtu, 4 April 2026

PGEO Ekspansi dan Jajaki Akuisisi, Target Harga Sahamnya Direvisi Naik

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Jan 2024 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Area Ulubelu di WKP Gunung Way Panas yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung. (Foto: PGEO)
Area Ulubelu di WKP Gunung Way Panas yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung. (Foto: PGEO)

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang yang dikelola secara langsung menjadi 1 GW. Karena itu, perseroan akan menambah kapasitas terpasang sebanyak 340 MW dari saat ini 672 MW.

Pertamina Geothermal telah mengamankan power purchase agreement (PPA) untuk total kapasitas ekspansi sebesar 285 MW. Dalam 2 tahun ke depan, anak usaha PT Pertamina tersebut menargetkan penambahan sebanyak 175 MW dari Hululais unit 1 & 2 (110 MW) dan Lumut Balai unit 2 (55 MW). Sisanya 110 MW dari Lumut Balai Ext A dan C1 yang diharapkan selesai pada 2030.

“Terkait peluang anorganik, manajemen Pertamina Geothermal Energy menjajaki kemungkinan mengakuisisi sejumlah aset panas bumi,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan dalam risetnya.

Advertisement

Tahun ini, emiten berkode saham PGEO tersebut memproyeksikan penurunan produksi sebesar 2,6% (yoy) menjadi 4.612 GWh. Sebab tahun ini ada pemeliharaan besar-besaran. PGEO menjadwalkan pemeliharaan beberapa asetnya, termasuk Kamojang unit 1 dan 4. Pemeliharaan ini akan memakan waktu 26-31 hari. Perseroan juga akan melakukan pemeliharaan besar-besaran di Lahendong, Ulubelu, Karaha, dan Lumut Balai.

“Meski ada maintenance, PGEO tetap yakin target produksi tahun 2024 bisa tercapai,” sebut Hasan.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun perkiraan produksi PGEO tahun 2024 sebesar 2,6%, karena target produksi perseroan sedikit di bawah proyeksi BRI Danareksa Sekuritas yang sebanyak 4.735 GWh. Alhasil, estimasi laba bersih PGEO tahun ini diturunkan sebesar 4,3% menjadi US$ 185 juta.

Target Harga Saham PGEO Naik 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 8 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 19 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 49 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 60 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia