Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Meredup Dihantam Sinyal Lesu Ekonomi China

Penulis : Indah Handayani
22 Jan 2024 | 11:44 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak, Sumber: Antara
Ilustrasi harga minyak, Sumber: Antara

JAKARTA, investor.id – Harga minyak meredup pada Senin pagi (22/1/2024). Dibayangi sinyal ekonomi China yang lesu dan ancaman Badai Isha yang berpotensi mengganggu aktifitas perjalanan. Meski demikian, penutupan terminal ekspor Ustu dan situasi di Laut Merah memberikan dukungan pada harga minyak.

Tim Research and Development ICDX menjelaskan, Bank sentral China PBoC pada Senin  mengumumkan keputusan yang mengejutkan pasar dengan mempertahankan acuan suku bunga pinjaman tidak berubah, meskipun data terbaru mengindikasikan pemulihan ekonomi China yang tidak merata dan tekanan deflasi yang mendorong kenaikan biaya pinjaman riil.

Suku bunga dasar pinjaman (LPR) satu tahun dipertahankan pada 3,45%, dan LPR lima tahun tidak berubah pada 4,20%. Sementara mata uang Yuan tercatat telah turun sekitar 1,3% sepanjang tahun ini, mencapai level terlemahnya dalam dua bulan. “Situasi di negara ekonomi terbesar kedua dunia itu memicu kekhawatiran akan membuat pertumbuhan ekonomi dunia ikut melambat,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Senin (22/1/2024).

ADVERTISEMENT

Tim Research and Development ICDX menambahkan, Sentimen negatif lainnya datang dari Badai Isha yang membawa angin kencang, hujan, dan risiko tornado dari seberang Atlantik telah memaksa maskapai penerbangan membatalkan 102 penerbangan masuk dan keluar bandara Dublin pada hari Minggu. Selain itu, bandara Schiphol Amsterdam juga membatalkan 130 penerbangan yang dijadwalkan pada hari Senin sebagai tindakan pencegahan karena angin kencang diperkirakan terjadi ketika Badai Isha mencapai Belanda, kata pihak bandara pada hari Minggu.

Meskipun banyak orang memperkirakan angin kencang akibat Badai Isha akan berakhir sekitar pukul 6 pagi pada hari Senin, namun Kantor Meteorologi Inggris tetap memberlakukan peringatan cuaca kuning di sebagian besar wilayahnya hingga Rabu (24 Januari). “Badai Isha yang mengganggu aktifitas perjalanan tersebut memicu kekhawatiran akan turut menurunkan permintaan akan bahan bakar,” jelas Tim Research and Development ICDX.

Sementara itu, Tim Research and Development ICDX menyebut, perusahaan energi Rusia Novatex pada hari Minggu mengumumkan bahwa pihaknya terpaksa menyetujui untuk menutup beberapa operasi ekspor di terminal minyak Ustu pasca mendapat serangan drone dari Ukraina. Novatex sendiri memperoses sekitar 3,4 juta ton kondensat gas di lokasi tersebut pada paruh pertama tahun 2023, menurut data terbaru yang tersedia.

Turut mendukung pergerakan harga minyak, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan pada hari Minggu mengatakan bahwa Saudi ‘sangat khawatir’ ketegangan di Laut Merah di tengah serangan Houthi Yaman dan serangan AS terhadap sasaran Houthi dapat menjadi tidak terkendali dan meningkatkan konflik di wilayah tersebut.

Menteri Luar Negeri Saudi juga menyerukan agar dapat dilakukan deeskalasi karena serangan yang dilakukan oleh milisi Houthi yang bersekutu dengan Iran terhadap kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah selama beberapa minggu terakhir telah memperlambat perdagangan antara Asia dan Eropa.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 75 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 70 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 19 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia