Ada Kabar Bahas Merger dengan Grab, Efeknya Bisa Begini ke GOTO
JAKARTA, investor.id - Bloomberg melaporkan bahwa Grab Holdings Ltd (Nasdaq: GRAB) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali melakukan pembicaraan merger, yang ditujukan untuk menghentikan kerugian bertahun-tahun akibat persaingan yang ketat antara keduanya.
Namun, seperti dikutip dari ulasan Stockbit pada Senin (12/2/2024), berdasarkan pemberitaan Bloomberg belum terdapat detail yang konkret mengenai aspek-aspek diskusi merger tersebut.
Perwakilan GOTO mengatakan kepada Bloomberg bahwa "tidak ada pembicaraan semacam itu yang terjadi," sementara perwakilan Grab menolak untuk berkomentar.
Lead Investment Analyst Stockbit Edi Chandren menilai, dari sisi bisnis, jika dapat dieksekusi, merger ini berpotensi berdampak positif terhadap profitabilitas bisnis on-demand services GOTO yang masih mencatatkan kerugian usaha sebesar Rp 1,54 T per 9M23.
Efek ke Saham
Namun, dari sisi regulator, Stockbit menilai rencana merger dengan Grab berpotensi lebih sulit dieksekusi dibandingkan kolaborasi GOTO dengan TikTok.
“Hal ini karena status GOTO dan Grab sebagai dua pemain terbesar pada layanan on-demand services di Indonesia, sehingga dapat memunculkan kekhawatiran monopoli,” sebut Edi.
Meski demikian, sambung Edi, kabar ini berpotensi memberikan sentimen positif bagi harga saham GOTO.
Berkaca dari kejadian sebelumnya, sejak awal kemunculan kabar kolaborasi GOTO dan TikTok pada pertengahan November 2023, saham GOTO naik hingga lebih dari +40% dari level di bawah Rp 80/saham hingga titik tertingginya di level Rp 116/lembar pada 4 Desember 2023. Pada 11 Desember 2023, GOTO akhirnya mengumumkan kesepakatan dengan TikTok.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






