Saham Ini pernah Melesat 1.000% lalu Ambles Dekati Gocap, Begini Nasibnya Sekarang
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali suspensi perdagangan saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) mulai sesi I perdagangan 27 Februari 2024.
“Suspensi atas perdagangan saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), di Pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 27 Februari 2024,” jelas pengumuman BEI.
Sebelumnya, saham Darmi Bersaudara dengan kode KAYU dikenakam suspensi perdagangan sejak 5 Januari 2024. Alasannya adalah terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham KAYU.
Saham KAYU pada 3 Januari 2024 juga sempat dikenakan suspensi oleh BEI selama satu hari perdagangan. Pada 4 Januari suspensi saham ini sempat dibuka dan anjlok 34,18% ke Rp 52 hingga akhirnya disuspensi lagi sejak 5 Januari.
Saham KAYU mendadak terjun sejak Desember 2023. Padahal saham ini sempat melambung tinggi mulai April 2023 dan pernah ke Rp 685 pada 30 November 2023 atau terbang 1.270% dari posisinya di Rp 50 pada awal tahun 2023.
Public Expose
PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) telah menggelar public expose insidentil pada Senin, 8 Januari 2024. Adapun paparan publik insidentil ini mengacu pada permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI). “Latar belakang pelaksanaan, permintaan bursa,” ungkap Presiden Direktur KAYU, Nanang Sumartono dalam keterbukaan informasi.
Dalam paparan publik disebutkan bahwa perseroan berencana akan melakukan corporate action berupa rights issue pada tahun 2024
Sebagai informasi, Darmi Bersaudara (KAYU) pada awalnya bergerak di sektor perdagangan umum produk kayu olahan. Berkantor pusat di Surabaya dan menyewa area pengolahan kayu di Gresik dan Pasuruan.
Pada 2015, pendiri perseroan memutuskan berkonsentrasi penuh menjalankan perdagangan ekspor kayu olahan bermerek dagang Darbe Wood dengan bahan baku secara legal diperoleh dari hutan Indonesia.
Perseroan menyatakan menyediakan kayu olahan bermutu tinggi jenis decking, E2E, T&G, flooring, door jamb, post beam, finger joint, dan window jamb dengan tujuan ekspor ke Asia Selatan khususnya Nepal dan India. Perseroan adalah salah satu entitas usaha dalam Darbe Group.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

