Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Turun, Dipicu Pelemahan Permintaan

Penulis : Indah Handayani
5 Mar 2024 | 04:48 WIB
BAGIKAN
ilustrasi minyak mentah
sumber: Antara
ilustrasi minyak mentah sumber: Antara

Pemotongan tambahan Rusia berkorelasi erat dengan penurunan produksi kilang sebesar 400 ribu barel per hari, yang sebagian besar berasal dari serangan pesawat tak berawak Ukraina terhadap aset penyulingan di seluruh Rusia, kata analis minyak mentah di Kpler Viktor Katona.

Meskipun hanya ada sedikit pergerakan harga karena keputusan OPEC+ sudah diperkirakan, pasar minyak mentah dengan kandungan sulfur rendah atau manis semakin ketat, sehingga selisih harga Brent melebar, kata para pedagang.

Premi kontrak minyak mentah Brent bulan pertama dibandingkan kontrak enam bulan mencapai US$ 4,56 per barel. Struktur ini, yang disebut kemunduran, menunjukkan persepsi pasokan yang terbatas.

ADVERTISEMENT

Jorge Leon, wakil presiden senior di perusahaan konsultan. Energi Rystad, menyebut, pemangkasan OPEC+ akan menyebabkan penurunan produksi kelompok tersebut sebesar 34,6 juta barel per hari pada kuartal kedua, dibandingkan perkiraan sebelumnya bahwa produksi dapat meningkat di atas 36 juta barel per hari pada bulan Mei karena produsen mengurangi pengurangan pasokan.

“Hal ini menunjukkan tekad yang kuat untuk mempertahankan harga dasar di atas US$ 80 per barel pada kuartal kedua,” katanya.

Persediaan minyak mentah AS diperkirakan meningkat sebesar 2,6 juta barel pada minggu lalu, menurut jajak pendapat awal Reuters pada hari Senin, sementara persediaan minyak sulingan dan bensin terlihat menurun.

“Defisit stok minyak mentah AS yang sudah berlangsung lama telah terhapus melalui peningkatan sebesar 26 juta barel minyak mentah selama 4 minggu terakhir,” kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia