Harga Minyak Turun Hampir 1% di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi China
NEW YORK, investor.id - Harga minyak turun hampir 1% pada Selasa (5/3/2024). Di tengah skeptisisme seputar China mencapai target pertumbuhan ekonominya dan penurunan minat risiko investor melawan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent jatuh 76 sen (0,9%) menjadi US$ 82,04 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 59 sen (0,8%) menjadi US$ 78,15 per barel. Kedua tolok ukur tersebut telah turun lebih dari US$ 1 selama sesi tersebut.
Sentimen yang membebani harga harga minyak datang dari China, importir minyak terbesar di dunia, menetapkan target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 sekitar 5%. Meskipun target tersebut serupa dengan target tahun lalu dan sejalan dengan ekspektasi para analis, kurangnya rencana stimulus besar-besaran untuk menopang perekonomian negara yang sedang berjuang mengecewakan para investor.
“Target pertumbuhannya baik-baik saja, namun yang hilang adalah bagaimana mereka ingin mencapainya, stimulus seperti apa yang masih belum jelas untuk saat ini,” kata analis UBS, Giovanni Staunovo.
Baca Juga:
China Targetkan PDB Sekitar 5% Tahun IniStaunovo menambahkan, sentimen penghindaran risiko di pasar keuangan yang lebih luas juga memberikan tekanan pada harga. Harga emas mencapai rekor tertinggi pada Selasa karena meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga AS pada Juni, sementara Wall Street melemah karena rontoknya saham-saham megacap.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






