Erick Thohir Ingatkan Dirut-dirut BUMN Naikkan Dividen Jadi Rp 85 T
JAKARTA, investor.id - Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan kepada para direktur utama (dirut) perusahaan-perusahaan BUMN untuk fokus meningkatkan kontribusi kepada negara dalam bentuk dividen. Tahun ini, Kementerian BUMN mengincar dividen tumbuh sekitar 3,65% menjadi Rp 85,8 triliun daripada realisasi dividen BUMN pada 2023 senilai Rp 82 triliun.
Menurut Erick, dividen (sebesar Rp 82 triliun) tidaklah cukup dan negara menginginkan kontribusi dividen yang lebih besar. "Tadi sore, saya ketemu dirut-dirut mengingatkan tahun depan dividen harus naik jadi Rp 85 triliun," ucap Erick di acara BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMSS) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Makanya, untuk mengejar target dividen tersebut, Erick menjelaskan, perusahaan-perusahaan BUMN harus melakukan transformasi salah satunya dengan mengadaptasi model bisnis. Terlebih, Kementerian BUMN juga sudah memiliki cetak biru (blue print).
"Kami mau jadi bagian dalam perubahan ekonomi hijau yang saat ini menjadi tantangan. Apakah akan didiamkan Indonesia menjadi negara importir BBM terbesar dunia? Dalam cetak biru, kita harus berkontribusi seperti mendorong bio ethanol yang bisa menekan polusi udara," terang Erick.
Selain ethanol, Erick menuturkan, Kementerian BUMN juga mendorong pemanfaatan energi panas bumi atau geothermal. Penjualan kendaraan listrik terbukti sudah menyentuh 19 ribu atau mencerminkan 3% dari total penjualan. Belum lagi, Kementerian BUMN sudah menerapkan pemakaian tenaga surya di IKN Nusantara.
"Jadi, kami melihat ada tren pertumbuhan," tutur Erick. Lebih jauh, transformasi perusahaan-perusahaan BUMN juga dilakukan dengan mendorong perusahaan-perusahaan pelat merah untuk memperbaiki sektor logistik dan infrastruktur.
Tak berhenti di situ, Kementerian BUMN juga melanjutkan pembangunan berkelanjutan dan terus mengadaptasi perkembangan teknologi. "Dengan demikian, BUMN akan menjadi komponen penting sebagai bagian dari Government-Tech yang saat ini dibutuhkan Indonesia," tandas Erick.
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






