Mayora (MYOR) Indikasikan Dividen Besar, Gurita Bisnis Terungkap
JAKARTA, Investor.id – PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencetak kenaikan laba bersih 64% menjadi Rp 3,1 triliun tahun 2023. Perseroan mengindikasikan pembagian dividen besar untuk tahun buku 2023, setara 50% dari laba bersih, berdasarkan riset Macquarie.
Macquarie mencatat, gurita bisnis Mayora sejauh ini tetap solid. Merujuk data Nielsen, pangsa pasar Mayora di bisnis biskuit nasional mencapai 42%, sehingga berada di posisi puncak, permen 22% (peringkat kedua), wafer 23% (peringkat kedua), cokelat 33% (peringkat kedua), dan kopi 5% (peringkat kelima).
Sementara itu, manajemen Mayora memprediksi pangsa pasar di bisnis sereal mencapai 69%, terbesar di Indonesia.
“Manajemen MYOR juga mengindikasikan kemungkinan rasio dividen 50% tahun buku 2023, mencerminkan imbal hasil dividen 3%,” tulis Macquarie, dikutip Jumat (8/3/2024).
MYOR menetapkan panduan pertumbuhan pendapatan maksimal 10% tahun 2024, dengan margin laba kotor 25-27% dan margin laba bersih stabil.
Perseroan menerapkan strategi wait and see dalam menetapkan harga jual, tergantung pada harga bahan baku, seperti kopi, cokelat. Catatan, tepung, minyak sayur, gula dan kopi menyumbangkan 25-30% COGS MYOR.
“MYOR akan menjalankan kebijakan iklan dan promosi efisien. Rasionya terhadap penjualan kemungkinan di bawah tahun lalu yang mencapai 8,4%,” tulis Macquarie.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





