Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih Adhi Karya (ADHI) Melambung 163%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
8 Mar 2024 | 07:03 WIB
BAGIKAN
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Ist)
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 214,01 miliar sepanjang tahun 2023. Angka laba bersih itu melonjak 163,42% dari Rp 81,24 miliar pada tahun 2022.

Adapun untuk kuartal IV-2023 saja, ADHI berhasil meraup laba bersih Rp 190,47 miliar. Melambung 1.611% dari raihan kuartal III-2023 saja Rp 11,12 miliar.

Laba per saham dasar ADHI per 31 Desember 2023 Rp 25,46, naik dari posisi per akhir Desember 2022 Rp 18,59.

Capaian laba bersih ADHI yang signifikan ditopang oleh pendapatan usaha sepanjang 2023 Rp 20,07 triliun. Angkanya melambung 48,15% dari Rp 13,54 triliun pada tahun 2022.

ADVERTISEMENT

Sedangkan beban pokok pendapatan pada tahun lalu Rp 17,75 triliun, yang naik dari Rp 11,75 triliun di 2022. Sehingga laba bruto Adhi Karya pada tahun 2023 sebesar Rp 2,32 triliun, meningkat dari posisi Rp 1,79 triliun di tahun sebelumnya.

Per 31 Desember 2023, Adhi Karya mencatatkan total aset Rp 40,49 triliun, liabilitas Rp 31,27 triliun, dan ekuitas Rp 9,21 triliun. Sedangkan per 31 Desember 2022, total aset ADHI Rp 39,98 triliun, liabilitas Rp 31,16 triliun, dan ekuitas Rp 8,82 triliun.

Saham Adhi Karya pada perdagangan 7 Maret 2024 ditutup stagnan di Rp 292. Dalam tiga bulan terakhir saham ADHI melemah 17,51%.

Raihan Kontrak Baru 2023

Sementara itu, perolehan kontrak baru Adhi Karya (ADHI) di tahun 2023 sebesar Rp 37,4 triliun, meningkat 58% dari capaian tahun sebelumnya sebesar Rp 23,7 triliun.

Nilai tersebut melampaui target ADHI sampai dengan Desember 2023 yang semula ditargetkan tumbuh 15-20% dari tahun 2022.

Perolehan kontrak baru ADHI didominasi oleh lini bisnis engineering & construction sebesar 93%, sedangkan lini manufaktur sebesar 3%, serta sisanya dari lini bisnis property & hospitality dan investasi.

Tambahan kontrak baru ADHI periode Desember 2023 bersumber dari pekerjaan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi III di Provinsi Banten, pekerjaan pembangunan gedung data center Bank Indonesia di Karawang, serta proyek di IKN meliputi Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 Segmen Karangjoang-Kariangau, rumah sakit IKN dan jaringan pipa limbah di kawasan IKN, serta pekerjaan pembangunan RS Mandaya Royal Jakarta melalui anak usaha.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia