Jumat, 15 Mei 2026

Pilarmas: Awan Mendung Selimuti Pasar, Tapi Lima Saham Berpeluang Untung

Penulis : Indah Handayani
15 Mar 2024 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Pialang memantau pergerakan saham di sebuah sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pialang memantau pergerakan saham di sebuah sekuritas, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi IHSG melemah terbatas Pada Jumat (15/3/2024). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada support dan resistance di level 7.330 – 7.440. Perusahaan efek itu merekomendasikan lima saham berpeluang untung, salah satunya MEDC.

Pada perdagangan Kamis (14/3/2024), IHSG ditutup menguat 12,1 poin (0,16%) ke level 7.433. Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor saham dan peningkatan tertinggi terjadi pada sektor energi yang melonjak 2,54%.  

Pilarmas menjelaskan, hari ini pergerakan pasar saham dan obligasi akan diselimuti awan mendung dan hujan. Sebab, data ekonomi yang keluar kemarin hanya memberikan sebuah gambaran bahwa data inflasi dan pengangguran akan memberikan alasan bagi The Fed untuk mempertahankan tingkat suku bunganya lebih lama.

ADVERTISEMENT

“Hal ini telah memperlihatkan bahwa tampaknya inflasi akan jauh lebih sulit dikendalikan, sehingga dikhawatirkan akan membuat The Fed menahan tingkat suku bunganya lebih lama, meskipun pada pertemuan di bulan Maret ini The Fed masih akan menahan tingkat suku bunganya,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (15/3/2024).

Menurut Pilarmas, The Fed ingin melihat data lebih banyak, agar mereka dapat membuat Keputusan apakah mungkin tingkat suku bunga akan turun pada Juni mendatang. The Fed sendiri akan terfokus kepada stabilitas harga dan memaksimalkan ketenagakerjaan. Meskipun sebetulnya tidak bisa menutup mata, bahwa inflasi terus menerus mengalami progres yang mengesankan hingga hari ini, karena perlahan tapi pasti inflasi terus mengalami penurunan.

“Hanya saja tentu tidak ada jalan yang mudah bagi inflasi untuk dapat terkendali,” tegas Pilarmas.

Sementara itu, China tampaknya memberikan PHP kepada pelaku pasar dan investor. Sebab, data ekonomi yang keluar kemarin, tiba tiba inflasi melonjak dari sebelumnya minus 0,8% menjadi 0,7%. Kenaikkan ini merupakan yang pertama kalinya sejak Agustus 2023, dan mampu bangkit dari penurunan terdalam sejak Januari 2009.

“Inflasi ini tentu saja merupakan kabar baik, meskipun pelaku pasar dan investor khawatir nanti akan di gocek oleh China karena pada dasarnya perekonomian masih terombang ambing oleh ketidakpastian. Oleh sebab itu, kami berharap bahwa China dapat segera membuktikan bahwa rencana target pertumbuhan 5% bukanlah target mimpi di siang bolong,” tambah Pilarmas.

Pilarmas merekomendasikan lima saham berpeluang untung, yaitu:

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia