Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Melemah, Tapi Lima Saham Ini Melonjak

Penulis : Indah Handayani
15 Mar 2024 | 09:08 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan IHSG di gedung BEI, Jakarta. B Universe Photo/David Gita Roza
Pekerja melintasi layar pergerakan IHSG di gedung BEI, Jakarta. B Universe Photo/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – IHSG dibuka melemah 24,65 poin (0,33%) ke posisi 7.408,6 pada sesi I, Jumat (15/3/2024). IHSG hari ini bervariasi 7.393-7.440. Tapi lima saham ini melonjak, salah satunya NIKL. 

Tercatat sebanyak 302,6 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 504,3 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 31.480 kali transaksi. Sebanyak 153 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 104 saham terkoreksi, dan 242 saham stagnan.

Di awal perdagangan sesi I, lima saham ini melonjak dan masuk top gainers. Sebab, melonjak hingga 10%.  

ADVERTISEMENT

Kelima saham tersebut adalah PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) melejit 10,22%, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) meningkat 9,8%, PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) meningkat 9,4%, PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) naik 5,8%, dan PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) menguat 5,%    

Pada perdagangan Kamis (14/3/2024), IHSG ditutup menguat 12,1 poin (0,16%) ke level 7.433. Penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor saham dan peningkatan tertinggi terjadi pada sektor energi yang melonjak 2,54%. 

Indeks-indeks Wall Street rontok pada Kamis (14/3/2024), bahkan Dow Jones mengakhiri reli penguatan tiga hari beruntun. Setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih panas dari yang diharapkan membuat imbal hasil obligasi naik, sementara saham Nvidia berada di bawah tekanan.

Pasar saham Asia-Pasifik diperkirakan akan melemah setelah harga produsen di AS tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada Februari, yaitu sebesar 0,6% pada bulan lalu.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 16.798, juga menunjukkan pembukaan yang lebih rendah dibandingkan dengan penutupan HSI di 16.961,66. Di Australia, S&P/ASX 200 turun 1,28% mencapai level terendah dalam sekitar tiga minggu.

Prediksi Analis

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG hari ini lanjut menguat dan akan bergerak pada rentang 7.256 – 7.444. Perkembangan pola gerak IHSG kembali mencetak All time baik secara intraday maupun penutupannya. “Potensi kenaikan lanjutan masih terlihat pada hari ini,,” tulis Yugen dalam risetnya, Jumat (15/3/2024).

Yugen menjelaskan, fluktuasi harga komoditas serta nilai tukar Rupiah juga turut mewarnai pergerakan IHSG hari ini, namun jika terjadi koreksi maka momentum ini merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.

Yugen merekomendasikan menu saham pilihan untuk perdagangan hari ini, yaitu BBCA, ASII, TLKM, ITMG, BMRI, AALI, SMRA.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia