Jumat, 15 Mei 2026

Sido Muncul (SIDO) Beri Kisi-kisi Dividen

Penulis : Muawwan Daelami
15 Mar 2024 | 14:48 WIB
BAGIKAN
Peserta operasi sumbing gratis dari Sido Muncul
Peserta operasi sumbing gratis dari Sido Muncul

Di samping melakukan ekspansi di pasar luar Jawa, SIDO juga akan memperkuat pasar ekspor terutama di Malaysia, Nigeria, dan Filipina. Ketiga negara tersebut potensial karena banyak pelanggan yang mencari produk Sido Muncul.

Untuk Malaysia, Stephanie menjelaskan, produk Sido Muncul yang diminati di sana di antaranya produk energy drink seperti Kuku Bima Energi. Adapun produk Tolak Angin relatif di bawah Kuku Bima.

“Jadi, kami ada rencana ekspansi di Malaysia ini dengan merambah area-area baru seperti Sabah dan Sarawak dengan menggandeng distributor kami di sana. Karena kebetulan di Sabah dan Sarawak merupakan area plantation. Jadi, ada banyak plantation worker sehingga kami masuk dengan produk Kuku Bima Energi,” ucap Stephanie.

ADVERTISEMENT

Lebih jauh, SIDO juga akan merambah ke pasar Nigeria karena populasi penduduk di sana cukup besar dan masyarakat Nigeria merupakan penikmat produk energy drink yang cukup besar. Tak heran, permintaan terhadap produk Kuku Bima Energi di san cukup tinggi.

Kendati demikian, ungkap Stephanie, Nigeria merupakan negara dengan risiko bisnis yang cukup tinggi. Ini tercermin dari mata uang mereka yang terdepresiasi sekitar 70%. Karenanya, mulai tahun ini transaksi perseroan di sana akan menggunakan mata uang Dollar Amerika agar lebih stabil.

“Dan secara payment dilakukan in advance sebelum melakukan bahkan sebelum kita produksi barangnya, mereka harus sudah membayar terlebih dahulu. Cuma kalau secara demand masih sangat bagus di Nigeria,” tutur dia.

Negara terakhir yang diperkuat ekspornya adalah Filipina. Menurut Stephanie, pasar Filipina memiliki kemiripan dengan pasar di Indonesia dengan Tolak Angin dan Tolak Angin Care sebagai produk populernya.

“Jadi, dari sisi penerimaan consumer cukup baik dan market cukup baik di sana dan kebetulan di Juli 2023, kami menambah distributor baru untuk merambah pasar yang lebih luas lagi. Distributor ini cukup besar di Filipina dengan sekitar 50 ribu outlet yang baru kami utilisasi sekitar 20 ribu outlet. Jadi, ruang untuk tumbuh di Filipina masih cukup besar,” paparnya. Ke depan, perseroan menargetkan kontribusi porsi ekspor terhadap total pendapatan dapat meningkat di atas 10% dari porsi saat ini sebesar 6%.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia