Saham Antam (ANTM) Masuk Fase Akumulasi, Target Jangka Pendek Dirilis
JAKARTA, investor.id - Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam diprediksi mencapai Rp 1.800 dalam jangka pendek dibandingkan penutupan kemarin Rp 1.615. Katalisnya adalah harga nikel yang mulai pulih dan kemampuan Antam menyelesaikan masalah satu per satu.
Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi menuturkan, masalah yang dimaksud adalah masalah hukum yang dialami Antam selama beberapa tahun terakhir yang akhirnya selesai. Ditambah, kondisi operasional perseroan yang tidak ada masalah.
"Kalaupun ada koreksi, ini masih wajar. Sebab itu, pergerakan saham ANTM diprediksi berkisar Rp 1.560-1.800,” kata dia, yang dikutip pada Jumat (15/3/2024).
Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, saham ANTM memiliki level support terdekat di Rp 1.580 dan resistance Rp 1.800. “Hal ini mengingat saham ANTM sudah mulai memasuki fase akumulasi," ungkap Nafan.
Sebelumnya, kinerja Antam (ANTM) diprediksi menguat, karena didukung oleh kenaikan harga emas global yang mencapai rekor tertinggi US$ 2.194,99 per troy ounce. Selain itu, harga nikel kembali rebound, setelah setahun terakhir mengalami koreksi.
Sementara itu, ketidakpastian global yang masih membayangi dalam aspek ekonomi dan geopolitik turut memoles permintaan emas sebagai aset safe haven.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






