Outlook Japfa (JPFA) plus Target Harga Saham
Dari sisi bisnis hilir, JPFA akan terus memperkuatnya melalui pengembangan bisnis pengolahan unggas dan produk konsumen, serta mendorong pertumbuhan penjualan ritel melalui gerai ritel offline maupun online.
Sentimen positif lainnya datang dari rencana pemerintah yang akan menambah 2 program bantuan sosial di luar bantuan sosial yang rutin disalurkan setiap tahun untuk memitigasi risiko pangan. Bantuan sosial pertama, yaitu bantuan beras 10 kg ditambah telur dan daging ayam bagi keluarga yang memiliki balita stunting. Bantuan tersebut akan diberikan hingga Juni 2024 dengan total mencapai Rp 17,5 triliun.
Sedangkan bantuan sosial kedua berupa bantuan langsung tunai (BLT) disalurkan hingga Maret 2024, dengan anggaran sebesar Rp 11,3 triliun.
Dengan berbagai faktor tersebut, NH Korindo Sekuritas memberikan rekomendasi overweight untuk JPFA. Target harga saham JPFA dipatok Rp 1.300, yang merefleksikan P/E 13,2 kali (3 year average).
“Kami memproyeksikan pendapatan dan laba bersih JPFA pada 2024 masing-masing Rp 55,3 triliun dan Rp 1,1 trilun. Adapun risiko dari rekomendasi kami adalah kenaikan harga bahan baku, daya beli konsumen, dan penurunan permintaan produk,” pungkas Cindy.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






