Adhi Karya (ADHI) Gelar RUPST, Ini Hasil Lengkapnya
JAKARTA, investor.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (1/4/2024). Hasilnya, perseroan memutuskan absen membagikan dividen dari perolehan laba bersih tahun buku 2023 yang sebesar Rp 215 miliar dan menyepakati untuk merombak susunan pengurus.
Menurut Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, manajemen sebetulnya sudah mengusulkan untuk membagikan dividen. Hanya saja, pemegang saham belum mengizinkan lantaran jumlah laba bersih yang dibukukan ADHI belum begitu signifikan.
"Jadi, penggunaan laba bersih dari Rp 214 miliar itu, 20% digunakan untuk dana cadangan wajib, kemudian 80% untuk dana cadangan umum," ucap Entus dalam konferensi pers seusai RUPST di Kantor Pusat Adhi di Jakarta, Senin (1/4/2024).
Penggunaan 20% dari laba bersih tersebut mencerminkan sebesar Rp 42,8 miliar. Sedangkan 80% dari laba bersih setara dengan Rp 171,2 miliar yang ditetapkan sebagai saldo laba yang belum ditentukan pemakaiannya. "Mudah-mudahan, laba ADHI di tahun-tahun ke depan bisa lebih baik, sehingga bisa kembali membagikan dividen," imbuhnya.
Agenda Lain yang Disepakati
Di samping menyetujui soal keputusan tidak membagikan dividen, masih ada agenda lain dari total delapan agenda yang disepakati Adhi Karya dalam RUPST di antaranya Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan.
Kemudian, Persetujuan atas Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023 sekaligus Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2023.
Selanjutnya, RUPST juga menyepakati Penetapan Gaji/Honorarium, Fasilitas, dan Tunjangan Lainnya serta Tantiem bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris. Menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk Melakukan Audit Laporan Keuangan serta Laporan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2024.
Lalu, menyetujui Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. Termasuk menyetujui Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 dan Nomor PER-3/MBU/03/3023, dan merestui persetujuan Penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi IV.
Termasuk yang tidak kalah penting RUPST Adhi Karya menyetujui perubahan susunan pengurus. Beberapa nama baik komisaris maupun direksi dicopot, sisanya dirotasi. Berikut susunan pengurus ADHI yang terbaru setelah RUPST.
Pengurus Terbaru ADHI
Dewan Komisaris
1. Dody Usodo Hargo Suseno, sebagai Komisaris Utama
2. Hironimus Hilapok, sebagai Komisaris Independen
3. R. Erwin Moeslimin, sebagai Komisaris Independen
4. Bob Arthur Lombogia, sebagai Komisaris
5. Elan Suherlan, sebagai Komisaris Independen
6. Rustam Sofyan Sirait, sebagai Komisaris Independen
Jajaran Direksi
1. Entus Asnawi Mukhson, sebagai Direktur Utama
2. A. Suko Widigdo, sebagai Direktur Operasi I
3. Harimawan, sebagai Direktur Operasi II
4. Vera Kirana, sebagai Direktur Operasi III
5. Bani Iqbal, sebagai Direktur Keuangan
6. Ki Syahgolang Permata, sebagai Direktur Human Capital dan Legal
7. Yan Arianto, sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman
Pengurus lama ADHI
Dewan Komisaris
1. Dody Usodo Hargo Suseno, sebagai Komisaris Utama
2. Widiarto, sebagai Komisaris
3. Abdul Muni, sebagai Komisaris Independen
4. Hironimus Hilapok, sebagai Komisaris Independen
5. Erwin Moeslimin, sebagai Komisaris Independen
Jajaran Direksi
1. Entus Asnawi Mukhson, sebagai Direktur Utama
2. Suko Widigdo, sebagai Direktur Operasi I
3. Pundjung Setya Brata, sebagai Direktur Operasi II
4. Bambang Krisminarno, sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
5. Ki Syahgolang Permata, sebagai Direktur Human Capital dan Sistem
6. Vera Kirana, sebagai Direktur QHSE dan Pengembangan Bisnis
Editor: Muawwan Daelami
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






