Jumat, 15 Mei 2026

Adhi Karya (ADHI) Gelar RUPST, Ini Hasil Lengkapnya

Penulis : Muawwan Daelami
2 Apr 2024 | 06:38 WIB
BAGIKAN
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Ist)
PT Adhi Karya Tbk (ADHI). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (1/4/2024). Hasilnya, perseroan memutuskan absen membagikan dividen dari perolehan laba bersih tahun buku 2023 yang sebesar Rp 215 miliar dan menyepakati untuk merombak susunan pengurus.

Menurut Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, manajemen sebetulnya sudah mengusulkan untuk membagikan dividen. Hanya saja, pemegang saham belum mengizinkan lantaran jumlah laba bersih yang dibukukan ADHI belum begitu signifikan.

"Jadi, penggunaan laba bersih dari Rp 214 miliar itu, 20% digunakan untuk dana cadangan wajib, kemudian 80% untuk dana cadangan umum," ucap Entus dalam konferensi pers seusai RUPST di Kantor Pusat Adhi di Jakarta, Senin (1/4/2024).

ADVERTISEMENT

Penggunaan 20% dari laba bersih tersebut mencerminkan sebesar Rp 42,8 miliar. Sedangkan 80% dari laba bersih setara dengan Rp 171,2 miliar yang ditetapkan sebagai saldo laba yang belum ditentukan pemakaiannya. "Mudah-mudahan, laba ADHI di tahun-tahun ke depan bisa lebih baik, sehingga bisa kembali membagikan dividen," imbuhnya.

Agenda Lain yang Disepakati

Di samping menyetujui soal keputusan tidak membagikan dividen, masih ada agenda lain dari total delapan agenda yang disepakati Adhi Karya dalam RUPST di antaranya Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan. 

Kemudian, Persetujuan atas Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023 sekaligus Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2023.

Selanjutnya, RUPST juga menyepakati Penetapan Gaji/Honorarium, Fasilitas, dan Tunjangan Lainnya serta Tantiem bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris. Menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk Melakukan Audit Laporan Keuangan serta Laporan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2024.

Lalu, menyetujui Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. Termasuk menyetujui Pengukuhan Pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-1/MBU/03/2023 dan Nomor PER-3/MBU/03/3023, dan merestui persetujuan Penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi IV.

Termasuk yang tidak kalah penting RUPST Adhi Karya menyetujui perubahan susunan pengurus. Beberapa nama baik komisaris maupun direksi dicopot, sisanya dirotasi. Berikut susunan pengurus ADHI yang terbaru setelah RUPST.

Pengurus Terbaru ADHI

Dewan Komisaris

1. Dody Usodo Hargo Suseno, sebagai Komisaris Utama
2. Hironimus Hilapok, sebagai Komisaris Independen
3. R. Erwin Moeslimin, sebagai Komisaris Independen
4. Bob Arthur Lombogia, sebagai Komisaris
5. Elan Suherlan, sebagai Komisaris Independen
6. Rustam Sofyan Sirait, sebagai Komisaris Independen

Jajaran Direksi

1. Entus Asnawi Mukhson, sebagai Direktur Utama
2. A. Suko Widigdo, sebagai Direktur Operasi I
3. Harimawan, sebagai Direktur Operasi II
4. Vera Kirana, sebagai Direktur Operasi III
5. Bani Iqbal, sebagai Direktur Keuangan
6. Ki Syahgolang Permata, sebagai Direktur Human Capital dan Legal
7. Yan Arianto, sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Kesisteman

Pengurus lama ADHI

Dewan Komisaris

1. Dody Usodo Hargo Suseno, sebagai Komisaris Utama
2. Widiarto, sebagai Komisaris
3. Abdul Muni, sebagai Komisaris Independen
4. Hironimus Hilapok, sebagai Komisaris Independen
5. Erwin Moeslimin, sebagai Komisaris Independen

Jajaran Direksi

1. Entus Asnawi Mukhson, sebagai Direktur Utama
2. Suko Widigdo, sebagai Direktur Operasi I
3. Pundjung Setya Brata, sebagai Direktur Operasi II
4. Bambang Krisminarno, sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
5. Ki Syahgolang Permata, sebagai Direktur Human Capital dan Sistem
6. Vera Kirana, sebagai Direktur QHSE dan Pengembangan Bisnis


 

 

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia