Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Batu Bara Pilihan Lo Kheng Hong Memang Beda, Sahamnya juga Sudah Naik 410%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Apr 2024 | 12:17 WIB
BAGIKAN
Kantor PT ABM Investama Tbk (ABMM). Ist
Kantor PT ABM Investama Tbk (ABMM). Ist

JAKARTA, investor.id - Saham emiten batu bara, PT ABM Investama Tbk (ABMM) kembali naik 3,33% ke Rp 4.030 pada akhir sesi I perdagangan 2 April 2024. Sebanyak 4,02 juta saham ditransaksikan, frekuensi 1.679 kali, dan nilai transaksi Rp 16,11 miliar.

Pada perdagangan 1 April kemarin, saham ABMM juga melompat 2,36%. Dan sempat menyentuh level tertingginya dalam tiga bulan terakhir Rp 4.150.

Saham ABMM terpantau masih dalam tren positif. Dalam satu tahun terakhir, saham ini naik 27,13%. Sedangkan dalam tiga tahun terakhir terbang 410,13%. Level tertinggi ABMM di Rp 4.900 pada 19 September 2022, dan level terendahnya Rp 695 pada 2 Februari 2021.

ADVERTISEMENT

Beda dengan kebanyakan emiten batu bara di 2023, PT ABM Investama Tbk (ABMM) masih mampu membukukan kenaikan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 289 juta (sekitar Rp 4,4 triliun) sepanjang 2023. Angka laba bersih itu naik 7% dari US$ 269,90 juta pada 2022.

Per 31 Desember 2023, laba per saham dasar ABMM US$ 0,10497. Di periode yang sama tahun sebelumnya, raihan laba per sahamnya lebih kecil, yakni US$ 0,09804.

ABM Investama mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan US$ 1,49 miliar di 2023. Meningkat ketimbang tahun 2022 dengan capaian US$ 1,44 miliar.

Beban pokok pendapatan naik dari US$ 923,62 juta di tahun 2022, menjadi US$ 1,1 miliar pada 2023. Sehingga laba bruto tertekan dari posisi US$ 521,9 juta ke angka US$ 392,04 juta.

Secara laba tahun berjalan menurun dari US$ 341,90 juta menjadi US$ 315,62 juta. Sementara, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat. Sedangkan laba tahun berjalan kepentingan non-pengendali memang turun dari US$ 71,99 juta menjadi US$ 26,62 juta.

Lo Kheng Hong

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia