Jumat, 15 Mei 2026

Unilever (UNVR) Masih dalam Tekanan, Sahamnya Sulit Cuan?

Penulis : Jauhari Mahardhika
12 Mei 2024 | 14:34 WIB
BAGIKAN
Kantor PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (Foto: Perseroan)
Kantor PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencetak peningkatan laba bersih 136,7% qoq atau 3,1% yoy menjadi Rp 1,4 triliun pada kuartal I-2024. Lantas, bagaimana dengan prospeknya dan nasib saham UNVR?

Sebagai informasi, peningkatan laba bersih Unilever Indonesia pada kuartal I-2024 didorong oleh margin laba operasional (operating profit margin/OPM) yang lebih tinggi. Hal itu karena adanya moderasi harga komoditas dan penurunan pada perjanjian penyediaan jasa (central service agreement/CSA) menjadi 5,1% dari pendapatan dibandingkan kuartal I-2023 yang sebesar 7,3%.

“Kinerja Unilever Indonesia (UNVR) pada kuartal I-2024 menunjukkan beberapa perbaikan signifikan, namun masih menyisakan beberapa catatan,” tulis analis MNC Sekuritas, Raka Junico W dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, hasil positif pada pertumbuhan volume dasar (underlying volume growth/UVG) diikuti oleh peningkatan biaya iklan, pemasaran, dan promosi (advertising, marketing, and promotion/AMP) menjadi 13,2% dari pendapatan kuartal I-2024 dibandingkan kuartal I-2023 yang sebesar 11,5%.

Pertumbuhan harga dasar (underlying price growth/UPG) pada kuartal I-2024 untuk pasar domestik turun signifikan -4,9% (yoy), lebih buruk dibandingkan kuartal IV-2023 yang sebesar -2,4% (yoy).

“Kami tidak melihat hasil yang solid pada kuartal I-2024 bakal bertahan hingga akhir tahun,” ungkap Raka.

Sementara itu, di lantai bursa, imbal hasil (yield) saham UNVR minus 25% (ytd). Pelemahan itu seiring meredupnya prospek akibat sentimen konsumen. Kontraksi harga saham UNVR juga sejalan dengan net outflow investor asing sebesar Rp 61,7 miliar selama Januari-April 2024.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia