Unilever (UNVR) Masih dalam Tekanan, Sahamnya Sulit Cuan?
MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi netral untuk saham UNVR. Target harga saham UNVR dipatok sebesar Rp 2.700, yang mencerminkan PE dan PBV 2024 sebesar 21,1 kali dan 30,5 kali.
Beberapa faktor yang dapat menjadi katalis positif bagi UNVR, antara lain pertumbuhan volume dasar (underlying volume growth/UVG) yang lebih baik dari perkiraan di tengah sedikit penurunan pada pertumbuhan harga dasar (underlying price growth/UPG), serta laba bersih yang lebih baik dari ekspektasi.
Di lain pihak, BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun proyeksi laba bersih UNVR pada 2024-2025 sebesar 9,9% dan 13,6%, seiring perkiraan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) yang negatif. Margin kotor juga diprediksi lebih rendah.
BRI Danareksa Sekuritas juga memangkas target harga saham UNVR berbasis discounted cash flow (DCF) menjadi Rp 2.300 dari sebelumnya Rp 2.650. Target harga baru tersebut menyiratkan estimasi PE 2024 sebesar 19 kali. “Kami mempertahankan rating jual (sell) untuk saham UNVR,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto dalam risetnya.
Menurut dia, UNVR memerlukan waktu untuk memulihkan pangsa pasarnya ke periode sebelum boikot. Melemahnya nilai tukar rupiah, masalah geopolitik, dan lemahnya pemulihan daya beli akan menambah hambatan besar bagi pemulihan pada kuartal II-2024 dan seterusnya.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






