Jumat, 15 Mei 2026

Dikoleksi BlackRock, Vanguard, hingga Lo Kheng Hong, Saham PGN (PGAS) Menarik?

Penulis : Jauhari Mahardhika
26 Mei 2024 | 11:43 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan usaha PGN (PGAS). (Foto: PGN)
Ilustrasi kegiatan usaha PGN (PGAS). (Foto: PGN)

JAKARTA, investor.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN tengah menghadapi tantangan berat. Penurunan alami dari pemasok memaksa PGN membeli gas dari pasar gas alam cair (LNG) untuk memenuhi permintaan gas domestik. Harga LNG US$ 10/mmbtu, lebih tinggi dibandingkan biaya pipa gas yang sebesar US$ 5,5-5,8/mmbtu.

“Karena itu, kami perkirakan laba PGN tahun 2024 berpotensi stagnan (yoy), jika volume distribusi gas melebihi 900 mmscfpd,” tulis RHB Sekuritas dalam risetnya.

Menurut RHB Sekuritas, PGN mengonfirmasi solusi LNG untuk menutup kekurangan pasokan. Perseroan mengakui keterbatasan pasokan tahun depan, karena penurunan alami. Pada kontrak bagi hasil (PSC) terbaru untuk Blok Koridor pada Desember 2023, PGN akan mendapatkan pasokan gas sebanyak 410 mmscfpd dari blok tersebut pada 2024. Kemudian, pasokan akan turun menjadi 129 mmscfpd pada 2028.

ADVERTISEMENT

Untuk mencegah kekurangan pasokan, emiten berkode saham PGAS tersebut berupaya mengamankan pemasok LNG lokal, yaitu Bontang dan Donggi Senoro. Sementara itu, pelonggaran kemacetan pipa gas di Riau, Dumai, dan Jawa Tengah – yang dapat mengurangi penggunaan LNG – untuk memasok daerah Sumatra Selatan dan Jawa Barat diperkirakan selesai pada 2025, tergantung persetujuan Kementerian ESDM.

RHB Sekuritas merevisi perkiraan volume distribusi gas sebesar 8% menjadi 882 mmscfpd dan menambahkan pasokan 20 mmscfpd dari LNG. Menurut ESDM, gas untuk industri pada 2023 mencakup 40% dari permintaan gas nasional, atau 1,5 bcfpd dari total 3,7 bcfpd. Dari jumlah tersebut, 62% dipasok oleh PGAS.

Dikoleksi BlackRock, Vanguard, hingga Lo Kheng Hong, Saham PGN (PGAS) Menarik?

Dengan asumsi permintaan gas nasional sebesar 1,4 bcfpd karena penurunan alami, PGAS berpotensi hanya mendistribusikan 882 mmscfpd atau 92% dari target 2024 yang sebesar 954 mmscfpd. “Kami memperkirakan 862 mmscfpd dapat diamankan dari pipa gas, dimana 410 mmscfpd dari Blok Koridor, serta 20 mmscfpd gas dari pasar LNG,” jelas RHB Sekuritas.

Adapun margin distribusi berpotensi turun menjadi US$ 1,8/mmbtu karena tambahan biaya LNG. Dengan asumsi 13,4% dari harga minyak Brent, RHB Sekuritas menggunakan harga gas LNG sebesar US$ 11,8/mmbtu pada 2024 (estimasi harga minyak US$ 88/bbl), menghasilkan total biaya LNG sebesar US$ 87 juta.

“Biaya LNG menyumbang 5% dari total biaya distribusi gas. Kami mempertahankan asumsi harga jual di US$ 7,6/mmbtu. Dan, dengan dampak LNG, rata-rata margin distribusi di US$ 1,8/mmbtu dari US$ 1,9/mmbtu,” sebut RHB Sekuritas.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia